Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Komoditas di PPU Berfluktuasi: Cabai dan Beberapa Ikan Alami Kenaikan, Daging Sapi Stabil

Ari Arief • Selasa, 22 Juli 2025 | 10:17 WIB

FLUKTUASI: Harga sembako di PPU fluktuatif, cabai dan beberapa ikan mengalami kenaikan. Hanya daging sapi yang stabil.
FLUKTUASI: Harga sembako di PPU fluktuatif, cabai dan beberapa ikan mengalami kenaikan. Hanya daging sapi yang stabil.
KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan pola fluktuatif pada 21 Juli 2025.

Data yang terekam pada dashboard harga Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) PPU menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada beberapa jenis cabai dan ikan, sementara komoditas lain cenderung stabil atau mengalami sedikit penurunan.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, menyatakan bahwa fluktuasi harga ini adalah dinamika pasar yang biasa terjadi, dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari ketersediaan pasokan hingga permintaan konsumen.

“Kami terus memantau pergerakan harga komoditas strategis setiap hari untuk memastikan stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat,” kata Kepala Disketapang PPU, Mulyono, Selasa (22/7).

Berdasarkan pantauan Disketapang PPU pada 21 Juli 2025, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan antara lain cabai merah keriting melonjak 5,00 persen menjadi Rp 56.000 per kilogram dari sebelumnya.

Ikan bandeng naik 5,97 persen menjadi Rp 27.750. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan sebesar 6,06 persen mencapai Rp 35.000 per kilogram. Tepung terigu curah menunjukkan kenaikan cukup tinggi sebesar 6,99 persen menjadi Rp 10.333 per kilogram.

Kemudian, beras kategori tingkat sedang naik tipis 1,55 persen menjadi Rp 16.417 per kilogram. Cabai rawit merah mengalami kenaikan 1,44 persen menjadi Rp 82.000 per kilogram. Minyakita naik 1,85 persen menjadi Rp 18.333.

Di sisi lain, beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga, yaitu ikan kembung mengalami penurunan drastis sebesar 20,00 persen menjadi Rp 30.000 per kilogram. Bawang merah turun 1,51 persen menjadi Rp 54.167 per kilogram.

Kedelai biji kering (impor) turun tipis 0,18 persen menjadi Rp 10.840 per kilogram. Daging ayam ras sedikit menurun 0,45 persen menjadi Rp 37.333 per kilogram. Cabai merah besar turun 0,62 persen menjadi Rp 53.000 per kilogram.

Sementara itu, harga beberapa komoditas terpantau stabil tanpa perubahan berarti, seperti beras premium tetap pada harga Rp 17.500 per kilogram. Daging sapi murni stabil di Rp 150.000 per kilogram. Telur ayam ras tetap pada harga Rp 29.833 per kilogram.

Gula konsumsi stabil pada harga Rp 18.833 per kilogram. Minyak goreng kemasan tetap Rp 22.000 per liter. Bawang putih bonggol stabil pada harga Rp 41.667 per kilogram.

Jagung TK peternak di harga Rp 6.560 per kilogram. Garam konsumsi Rp 10.000 per kilogram. Tepung terigu kemasan pada harga Rp 13.167 per kilogram.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para petani, distributor, dan pedagang untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga di pasar, terutama menjelang momen-momen penting yang biasanya memicu kenaikan permintaan. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian panik. (*)

Editor : Almasrifah
#penajam paser utara #ppu #Disketapang #komoditas pangan #disketapang PPU