PENAJAM–Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Raup Muin menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang III tahun sidang 2025 yang digelar di Kantor DPD Pemuda Pancasila (PP) PPU, Sabtu (16/8).
Dalam kesempatan itu, Raup Muin menegaskan, reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan itu rutin dilaksanakan tiga kali dalam setahun atau setiap empat bulan sekali.
"Tentu momen penting menyerap aspirasi di masyarakat. Kadang ada hal-hal yang luput dari perhatian kami karena kesibukan atau kurangnya informasi. Lewat reses, masyarakat bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi kendala," ujar Raup.
Menurutnya, berbagai persoalan dibahas dalam pertemuan tersebut, khususnya terkait pelayanan pemerintah, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Salah satu keluhan yang paling disorot adalah persoalan banjir yang terjadi di kawasan Nenang, tepatnya di sekitar perumahan BTN.
“Masalah banjir di daerah Nenang tadi menjadi perhatian. Kami akan segera menindaklanjuti dengan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengecek langsung kondisi di lapangan pasca-reses,” tegas Raup.
Dia juga menambahkan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan pihaknya di lembaga legislatif, agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Intinya kita ingin tahu apa yang menjadi kendala masyarakat, supaya bisa kita perjuangkan bersama. Baik itu infrastruktur, akses pendidikan, maupun layanan kesehatan. Semuanya demi kesejahteraan warga PPU,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A