Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sekolah Rakyat di PPU Belum Jalan, Pemkab Akui Terkendala Lahan

Ahmad Maki • Minggu, 5 Oktober 2025 | 09:00 WIB

 

Pemerintah pusat akan membangun Sekolah Rakyat di PPU.
Pemerintah pusat akan membangun Sekolah Rakyat di PPU.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM –
Program pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum bisa berjalan sesuai rencana.

Meski telah menjadi agenda prioritas nasional, sejumlah tahapan teknis di daerah masih harus diselesaikan sebelum proyek ini benar-benar dimulai.

Baca Juga: Kebakaran Kios BBM di Penajam, Satu Bangunan Ludes, Tak Ada Korban Jiwa

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sarana pendidikan baru yang menyokong pemerataan akses belajar di seluruh wilayah.

Namun, sebelum gedung utama SR berdiri, pemerintah daerah diwajibkan menyiapkan sekolah sementara sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, menjelaskan bahwa hingga kini lokasi sekolah sementara tersebut belum tersedia.

"Pemerintah daerah diminta menyiapkan sekolah rintisan sambil menunggu pembangunan gedung SR. Tapi sejauh ini, tempat yang bisa digunakan belum ada,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Tohar menambahkan, pihaknya baru saja melengkapi dua persyaratan terakhir yang diminta oleh Kementerian Sosial, yakni peta topografi dan video lokasi.

Seluruh dokumen pendukung, termasuk administrasi untuk dokumen UKL-UPL, kini telah dinyatakan lengkap dan dikomunikasikan dengan Kementerian PUPR selaku pelaksana konstruksi.

Rencana pembangunan fisik gedung SR diperkirakan baru akan dimulai pada tahun 2026. Pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan seluas 6,7 hektare di kawasan Lawe-Lawe sebagai lokasi utama.

"Lahannya sudah kami tunjuk dan diasesmen oleh Kementerian PUPR. Sounding dan boring juga sudah dilakukan untuk perencanaan teknis,” jelas Tohar.

Baca Juga: DLH PPU Siapkan Rp3 Juta Insentif Petugas Kebersihan, Tunggu Hasil Adipura 2024

Namun, terkait opsi penggunaan bangunan eksisting sebagai sekolah sementara, Tohar memastikan tidak ada gedung yang bisa dimanfaatkan.

“Beberapa daerah lain bisa mulai lebih dulu karena punya bangunan yang bisa direhab.

Di PPU, belum ada yang memenuhi syarat, jadi kami menunggu pembangunan baru,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#lokasi #pemkab ppu #Sekolah Rakyat #kegiatan belajar mengajar #Lawe lawe