KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi memulai era digitalisasi administrasi kepegawaian bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II.
Dalam sebuah kegiatan yang berfokus pada efisiensi dan peningkatan kinerja, Kemenag PPU menyelenggarakan Sosialisasi E-Kinerja dan Presensi Digital sekaligus penyerahan buku rekening gaji dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
Acara yang berlangsung di aula Kantor Kemenag PPU, baru-baru ini, dihadiri oleh seluruh PPPK tahap II, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenag, Dewi Ayu Ayomsari, serta perwakilan BSI Cabang Penajam.
Dewi Ayu Ayomsari, dalam paparannya, menjelaskan secara rinci langkah-langkah penting yang harus dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengaktifkan aplikasi ASN Digital.
Ia memandu peserta melalui proses login awal menggunakan data kepegawaian, tahapan verifikasi identitas, hingga pengaturan keamanan akun. Dewi menekankan bahwa ketelitian data dan verifikasi yang benar adalah kunci agar aplikasi dapat beroperasi secara optimal.
Baca Juga: Bukan Sekadar Slogan! Kemenag PPU Tegaskan Pembangunan ZI Adalah Komitmen Tolak Korupsi
"ASN Digital adalah bagian krusial dari transformasi layanan kepegawaian yang kita tuju, yaitu layanan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi," ujar Dewi.
Ia berharap aktivasi yang tepat ini memungkinkan para ASN memanfaatkan fitur-fitur aplikasi untuk mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan yang lebih efektif.
Dukungan Perbankan Syariah dari BSI
Sementara itu, perwakilan dari BSI Cabang Penajam memberikan penjelasan mengenai buku rekening gaji yang baru diserahkan. Rekening ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, termasuk layanan perbankan digital unggulan seperti Mobile Banking dan Internet Banking (BYOND by BSI), yang dirancang untuk memudahkan PPPK dalam bertransaksi keuangan.
BSI juga memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan keuangan pribadi para pegawai Kemenag.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi penyerahan buku rekening secara simbolis. Para PPPK menyambut positif inisiatif ini, berharap langkah digitalisasi dan dukungan perbankan syariah ini dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan kemudahan dalam mengelola keuangan mereka.(*)
Editor : Thomas Priyandoko