Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Teras Samarinda Jadi Tempat Favorit Warga Samarinda, Sampah Berserakan Merusak Estetika

Eko Pralistio • Selasa, 17 September 2024 | 06:30 WIB

OLAHRAGA: Teras Samarinda seperti ada magnetnya. Animo masyarakat Samarinda masih mengalir deras. Tidak hanya malam, pagi pun dimanfaatkan sebagai tempat berolahraga.
OLAHRAGA: Teras Samarinda seperti ada magnetnya. Animo masyarakat Samarinda masih mengalir deras. Tidak hanya malam, pagi pun dimanfaatkan sebagai tempat berolahraga.
KALTIMPOST.ID, Animo masyarakat berkunjung ke Teras Samarinda masih deras mengalir. Tempat yang belum lama diresmikan Pemkot Samarinda itu kini menjadi destinasi wisata baru bagi warga Kota Tepian.

Selain menjadi tempat bersantai, pengunjung rupanya memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tempat berolahraga ringan.

Nah, di balik segudang kebermanfaatan itu, segelintir oknum masih melakukan tindakan tak elok, membuang sampah sembarangan hingga menimbulkan aroma tak sedap di area tertentu.

“Saya lari santai aja Mas, biasanya saya lari di Stadion Sempaja GOR Kadrie Oening. Tapi karena masih ada lomba, makanya saya ke sini (Teras Samarinda),” ucap Nurdin.

Di sepanjang rute olahraga lari yang dilalui pemuda 26 tahun itu, masih terdapat beberapa sampah berserakan beraroma menyengat.

Meski di beberapa titik sudah disediakan tempat pembuangan sementara (TPS), rupanya beberapa oknum tidak bertanggung jawab masih saja abai.

“Mungkin harus ada denda sih, agar yang membuang itu jera. Tempat ini baru aja diresmikan, kalau kebersihan tidak dijaga bisa memperburuk citra warga Samarinda,” kata dia.

BERSERAKAN: TPS yang disediakan tidak mampu menampung sampah pengunjung.
BERSERAKAN: TPS yang disediakan tidak mampu menampung sampah pengunjung.

Senada, Aulia Rahmawati (24), warga Samarinda yang juga mengunjungi Teras Samarinda menilai, sampah berserakan terjadi bukan karena pemerintah tidak menyediakan TPS.

Melainkan, kata dia, kesadaran diri terhadap lingkungan terlampau minim, sehingga oknum pembuang sampah mengabaikan ketertiban tersebut.

“Semua kembali kepada kesadaran diri masing-masing. Saya pertama kalinya datang ke teras di pagi hari. Kalau di malam hari pernah. Kenapa pagi? Karena ingin merasakan suasana aja sekaligus olahraga ringan,” tukasnya.

Dari pantauan Kaltimpost.ID, di beberapa titik rute pejalan kaki di Teras Samarinda masih ditemukan berbagai jenis sampah plastik maupun puntung rokok.

Tak hanya itu, TPS yang disediakan sepertinya tidak mampu menampung sampah yang dibawa pengunjung. (*)

Editor : Almasrifah
#sampah #pengunjung #Teras Samarinda #kota tepian #tps