KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Pemkot Samarinda menyalurkan sebanyak 43 ekor sapi kurban ke berbagai masjid yang tersebar di seluruh kecamatan se-Samarinda. Penyaluran hewan kurban ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan Pemkot dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha, Jumat (6/6) mendatang.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkot Samarinda Dinvi Kurniadi mengatakan, sapi-sapi kurban tersebut akan disebar secara merata ke masjid-masjid yang telah mengajukan permohonan bantuan. Jumlah totalnya 43 ekor, itu tersebar di semua kecamatan. “Termasuk beberapa masjid besar seperti Masjid Raya dan Masjid Agung Pelita,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/6).
Meski sudah mulai didistribusikan, namun lokasi salat Iduladha Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri hingga sore ini, masih dalam tahap koordinasi. “Biasanya pak wali dan pak wawali ikut salat di masjid-masjid di Samarinda, tapi lokasi pastinya belum ditentukan karena masih menunggu beberapa agenda dan permintaan dari panitia di beberapa masjid,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Andi Harun kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penggunaan kantong plastik dalam pembagian daging. “Kami mohon masyarakat mematuhi edaran untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai. Ini penting agar lingkungan kita tetap sehat,” tegasnya.
Menurutnya, limbah dari proses penyembelihan dan pembagian daging kurban bisa menimbulkan masalah jika tidak dikelola dengan baik. Kalau tidak diurus, bisa mengundang lalat, menyebabkan bau tak sedap, dan lingkungan menjadi kotor. “Warga semua harus kompak dalam melaksanakan tata cara pemotongan, pembersihan, sampai pembagian daging. Jangan sampai dagingnya sudah dibagikan, tapi limbahnya masih tercecer di mana-mana,” singkatnya.
Andi Harun juga meminta panitia kurban di masjid-masjid agar berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan masing-masing untuk penanganan limbah dan distribusi daging yang ramah lingkungan. “Dengan begitu, momen Iduladha tak hanya bermakna secara spiritual, tapi juga berkontribusi bagi kebersihan kota,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki