Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemindahan Pedagang ke Pasar Pagi Tunggu Aplikasi Pendataan Rampung  

Denny Saputra • Senin, 17 November 2025 | 12:28 WIB

 

 

Bangunan pasar Pagi di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Samarinda Kota bakal segera diisi pedagang. Pemerintah menarget akhir November ini pedagang mulai pindah.   
Bangunan pasar Pagi di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Samarinda Kota bakal segera diisi pedagang. Pemerintah menarget akhir November ini pedagang mulai pindah.  

SAMARINDA - Upaya Pemkot Samarinda mengembalikan pedagang dari sejumlah titik relokasi ke Pasar Pagi masih tarik-ulur. Hingga medio November ini, kepastian jadwal belum kunjung terang. Kuncinya ada pada aplikasi digital yang menjadi pintu masuk pendaftaran ulang pedagang, termasuk merapikan data dan menentukan siapa saja yang benar-benar berhak menempati petak dan kios.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Nurrahmani menuturkan, pembangunan aplikasi masih berjalan di bawah tim Diskominfo Samarinda. Padahal, perangkat itu menjadi instrumen utama sebelum pemindahan dilakukan. “Minggu ini kami akan ada pertemuan dengan Diskominfo untuk membahas hal itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/11).

Ia memaparkan, Disdag sebelumnya telah mengumpulkan sejumlah pedagang untuk mendengar masukan terkait alur pendaftaran hingga teknis operasional. Masukan dari sesi sosialisasi itu, kata dia, justru ikut membentuk beberapa komponen yang kini dimasukkan ke dalam rancangan aplikasi. “Hasil tanggapan kemarin, salah satu itemnya akan menjadi bagian dari aplikasi,” katanya.

Disdag disebut telah memasang target agar aplikasi dapat digunakan bulan ini. Alasannya sederhana: pemetaan ulang pedagang harus selesai lebih cepat agar proses pemindahan tak kembali molor. “Tujuannya merapikan pendataan pedagang. Sekaligus yang mau masuk, mendaftar lewat situ. Otomatis sinkronisasi data dengan pedagang yang memang seharusnya menempati petak atau kiosnya,” tegasnya.

Meski begitu, jumlah final pedagang yang akan kembali ke Pasar Pagi belum diungkapkan. Disdag menilai angka pastinya baru dapat diketahui setelah proses pendaftaran digital dibuka. Dari situ pula akan terlihat distribusi pedagang per segmen, sesuai struktur lantai dan jenis komoditas.

Terkait kesiapan teknis, Nurrahmani memastikan setelah aplikasinya rampung, pemerintah akan menyediakan informasi lengkap berikut tutorial pendaftaran. Langkah ini dinilai penting agar pedagang tidak kebingungan, mengingat tidak semua terbiasa dengan proses digital.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi di lapangan menuntut mitigasi. Beberapa titik relokasi masih terikat masa sewa hingga Desember. Artinya, sekalipun aplikasi selesai dalam waktu dekat, pemindahan tidak bisa dilakukan secara serentak. “Penyewaan lapak masih sampai akhir tahun,” tandasnya.

Kini, bola kembali di meja Pemkot. Aplikasi pendataan menjadi penentu langkah selanjutnya. Ketika sistem benar-benar siap, barulah peta besar penataan pedagang Pasar Pagi dapat berjalan tanpa menimbulkan masalah baru. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Disdag Samarinda #pemkot #pasar pagi #Nurrahmani #pedagang