Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lonjakan Mobilitas Nataru, Pertamina Siagakan Jalur Strategis Kalimantan

Denny Saputra • Selasa, 23 Desember 2025 | 17:29 WIB
SIAGKAN: Tim Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG maupun BBM aman menghadapi nataru.
SIAGKAN: Tim Pertamina Patra Niaga memastikan stok LPG maupun BBM aman menghadapi nataru.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Lonjakan mobilitas masyarakat Kalimantan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian utama Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Wilayah dengan jalur panjang, sebaran wisata, serta akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai berpotensi mengalami tekanan kebutuhan energi lebih tinggi dibanding hari normal.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga mengaktifkan Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026. Fokus pengamanan pasokan diarahkan pada jalur strategis Trans Kalimantan, Tol Balikpapan–Samarinda, kawasan bandara, pelabuhan, hingga titik perayaan dan wisata.

Executive General Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Isfahani menyebut Kalimantan masuk wilayah prioritas karena pergerakan masyarakat tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga lintas kabupaten dan provinsi. Kondisi tersebut menuntut suplai energi yang stabil dan respons cepat di lapangan.

“Secara logistik, stok BBM di Kalimantan berada dalam kondisi aman. Ketahanan Gasoline rata-rata 4,9 hari, Gasoil 10,2 hari, dan LPG 4,7 hari. Armada distribusi kami siapkan penuh agar tidak terjadi kekosongan di titik-titik padat mobilitas,” ujar Isfahani saat konferensi pers kesiapan Satgas Nataru di Balikpapan, Selasa (23/12).

Selain penguatan stok, Pertamina juga menyiapkan langkah antisipatif menghadapi lonjakan mendadak dan kondisi darurat. Tiga unit mobile storage ditempatkan di area dekat pusat perayaan dan wilayah rawan bencana. Layanan SPBU siaga 24 jam diperkuat, terutama di jalur tol, akses IKN, dan kawasan wisata.

“Selama periode Satgas, aktivitas transportasi udara di Kalimantan juga menunjukkan peningkatan. Penyaluran Avtur tercatat naik 4,7 persen dibandingkan periode normal, seiring tingginya pergerakan penumpang di bandara utama,” singkatnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun, mengatakan puncak mobilitas diperkirakan terjadi pada 20–24 Desember 2025, 30–31 Desember 2025, serta arus balik awal Januari. Kebutuhan Gasoline diproyeksikan naik 3,3 persen dan LPG 4,9 persen.

“Seluruh Terminal BBM, SPBU, dan agen LPG di Kalimantan berada dalam status siaga penuh. Distribusi kami pantau real-time melalui command center, sehingga penambahan suplai bisa dilakukan cepat jika terjadi lonjakan,” jelasnya.

Ia menegaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan terus diperkuat agar distribusi energi tetap lancar. “Komitmen kami memastikan energi aman selama Nataru,” tutupnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#pertamina patra niaga areal kalimantan #isfahani #Nataru 2025 2026