KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalimantan Timur menggelar rapat perdana pada Rabu (7/1) lalu di Samarinda. Pertemuan internal itu melibatkan seluruh staf sebagai langkah awal konsolidasi program di tahun anggaran 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung Kabid PPO Rasman Rading. Kegiatan diawali dengan evaluasi menyeluruh pelaksanaan kegiatan sepanjang 2025, sekaligus evaluasi kegiatan kejuaraan dari sejumlah cabang olahraga (cabor) yang telah digelar, baik ajang POPDA, POPNAS, maupun open tournament Gubernur.
Fokus utama pada tahap ini adalah memastikan kelengkapan laporan pertanggungjawaban (LPj) dan menelaah hasil pelaksanaan di lapangan. Selain itu, Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga juga mulai menyusun agenda kegiatan yang bersumber dari APBD 2026 yang di anggap skala prioritas, khususnya untuk pelaksanaan Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA).
Program itu menjadi prioritas pembinaan atlet muda berbakat yang tersebar di kabupaten/kota se-Kaltim, walau anggarannya tidak maksimal. Langkah administrasi strategis turut menjadi pembahasan, termasuk percepatan penyusunan draf Surat Keputusan (SK) hibah 2026 kepada KONI Kaltim dan Bapor Korpri.
Penyusunan draf itu diharapkan segera rampung agar dukungan pendanaan pembinaan olahraga daerah dapat berjalan tepat waktu.
Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga juga menegaskan penugasan kepada Pejabat Analisis Kebijakan (AKAM) bersama seluruh staf. Arahan yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga optimisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Konsolidasi perdana menjadi momentum awal Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, guna menata pelaksanaan program pembinaan dan prestasi olahraga Kaltim secara lebih terarah dan terukur di 2026.
"Ini rapat perdana kami di PPO, tentunya kami ingin kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya. Apapun tantangannya harus dihadapi demi peningkatan prestasi olahraga di Kaltim," ungkap Rasman. (*)
Editor : Dwi Restu A