Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

RTH di Sungai Keledang Dievaluasi, Akses TPS Diputar ke Arah Sungai

Denny Saputra • Senin, 26 Januari 2026 | 16:42 WIB
REKAYASA: Beberapa pekerja terlihat membongkar dinding belakang TPS Sungai Keledang, karena akan menjadi akses baru untuk membuang sampah warga sekitar, Senin (26/1).
REKAYASA: Beberapa pekerja terlihat membongkar dinding belakang TPS Sungai Keledang, karena akan menjadi akses baru untuk membuang sampah warga sekitar, Senin (26/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Keberadaan taman ruang terbuka hijau (RTH) yang bersebelahan dengan tempat pembuangan sementara (TPS) di bawah Jembatan Mahakam, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, tengah dievaluasi. Evaluasi dilakukan menyusul keluhan bau yang dirasakan pengunjung taman akibat posisi TPS yang berhadapan langsung dengan area publik tersebut.

Sebagai solusi, dilakukan rekayasa bangunan dengan memindahkan akses masuk TPS agar membelakangi taman dan menghadap ke arah sungai. Selain itu, akan dilakukan penataan lanskap dengan penanaman vegetasi tertentu untuk menyamarkan tampilan TPS sekaligus membantu mengurangi bau.

Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi mengatakan evaluasi tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama lintas perangkat daerah. Ia menyebut, pihak kecamatan berinisiatif mempertemukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas PUPR untuk mencari solusi terbaik atas keberadaan dua fasilitas publik yang lokasinya saling berdekatan.

“Ini dua-duanya fasilitas publik yang sama-sama bermanfaat, satu TPS dan satu taman. Tapi karena posisinya berdekatan dan seolah berseberangan, kami sepakat untuk memindahkan pintu masuk TPS ke area yang menghadap sungai,” ujarnya dikonfirmasi Senin (26/1).

Dengan perubahan orientasi tersebut, diharapkan aktivitas TPS tidak lagi mengganggu kenyamanan pengunjung taman. Menurut Aditya, TPS tidak dihilangkan, melainkan direkayasa agar tetap fungsional sekaligus selaras secara estetika dengan lingkungan sekitarnya. “Kedua infrastruktur ini memiliki manfaat masing-masing,” singkatnya.

Dia menjelaskan, renovasi fisik TPS dikerjakan oleh Dinas PUPR. Dinding lama yang menghadap sungai telah dibongkar, karena akan menjadi akses baru. Sedangkan bagian yang bersebelahan dengan taman, akan ditutup menjadi dinding, selanjutnya akan ditanam tanaman seperti bambu sebagai elemen penyaring visual dan bau. “Nanti kami beri tanaman bambu supaya secara estetika serasi dengan taman dan diharapkan bisa membantu mengurangi bau,” jelasnya.

Selain itu, akses baru TPS dilengkapi penerangan jalan umum, pagar pengaman, serta jalur pembuangan yang sedikit memutar ke belakang dengan jarak sekitar 10 meter. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar juga tengah dilakukan agar warga memahami perubahan pola akses tersebut. “Kami berharap warga memahami upaya ini. mungkin akan sedikit kerepotan karena perlu memutar ke bagian belakang bangunan,” singkatnya.

Pemanfaatan area di sekitar TPS turut dievaluasi, termasuk potensi parkir kendaraan di sekitar taman. Kecamatan bersama kelurahan saat ini melakukan pendataan terhadap kendaraan yang kerap parkir di kawasan tersebut, khususnya pada jam-jam tertentu, untuk memastikan tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama. “Kami ingin dua fasilitas ini bisa dimanfaatkan bersamaan, taman tetap nyaman dan TPS tetap berjalan. Jadi kita rekayasa, bukan menghilangkan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Kecamatan Samarinda Seberang #dinas pupr #RTH Sungai Keledang #Aditya Koesprayogi