Sebanyak 14 titik disiapkan dan tersebar di sejumlah kecamatan guna mengakomodasi kebutuhan jamaah.
Ketua PDM Samarinda, Damingun, menyampaikan penentuan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas dan kemudahan akses masyarakat. Sejumlah area terbuka seperti halaman stadion, museum, hingga lapangan olahraga dipilih agar mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.
Beberapa lokasi yang diprediksi menjadi pusat keramaian di antaranya Halaman Museum Samarendah di Samarinda Kota serta Halaman Parkir Stadion Kadrie Oening di kawasan Sempaja.
Selain itu, di wilayah Samarinda Ulu, pelaksanaan Salat Id dibagi ke beberapa titik seperti Masjid Ad Dakwah, SD Muhammadiyah 2, dan halaman parkir Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.
Sementara itu, di kawasan Sungai Kunjang, jamaah akan terpusat di SD Muhammadiyah 5 Loa Bakung serta kompleks SMP/SMA Muhammadiyah 2 Teluk Lerong. Penentuan titik ini diharapkan dapat mengurai kepadatan sekaligus menjaga kekhusyukan ibadah.
Adapun sebaran lokasi lainnya meliputi Lapangan Distrik Navigasi di Samarinda Ilir, Masjid Al Mansur di Samarinda Seberang, Taman Budaya di Sungai Pinang Dalam, Lapangan Tenis Sumber Mas di Loa Janan Ilir, hingga Masjid Al-Shiratal Mustaqim di kawasan Sambutan.
Muhammadiyah mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan lokasi terdekat serta tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan Salat Id berlangsung.
Editor : Uways Alqadrie