Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Apresiasi Petugas Jaga Kebersihan TPS Saat Libur Lebaran, Berhasil Cegah Tumpukan Berlebihan

Denny Saputra • Senin, 23 Maret 2026 | 16:51 WIB

IKUT JAGA: Marnabas mengoperasikan ekskavator mini menaikkan sampah ke atas kontainer, untuk percepatan pembuangan sampah menuju TPA.
IKUT JAGA: Marnabas mengoperasikan ekskavator mini menaikkan sampah ke atas kontainer, untuk percepatan pembuangan sampah menuju TPA.
SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda mengapresiasi kerja keras berbagai pihak yang tetap menjaga kebersihan tempat pembuangan sementara (TPS) selama libur Lebaran. Meski sebelumnya warga diminta menahan pembuangan sampah selama dua hari yakni 21-22 Maret, pemerintah justru melakukan pengawasan ekstra agar tidak terjadi penumpukan di sejumlah titik rawan.

Upaya tersebut difokuskan pada 23 titik TPS yang masuk kategori krusial atau zona merah dari total 82 TPS yang tersebar di Kota Tepian. Berbagai perangkat daerah dilibatkan untuk memastikan kondisi lapangan tetap terkendali selama masa libur panjang.

Asisten II Sekretariat Kota Samarinda Marnabas mengatakan hasil evaluasi sementara menunjukkan penanganan sampah selama Lebaran berjalan cukup baik. Pemkot bahkan melipatgandakan kekuatan lintas organisasi perangkat daerah untuk menjaga titik-titik rawan tersebut.

“Bagus, karena kita lipatkan semua perangkat daerah. Di titik-titik krusial yang merah itu ada 23, kita libatkan PUPR, BPBD, camat, lurah hingga DLH untuk memantau terus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/3).

Ia menjelaskan pengawasan dilakukan secara intensif, bahkan hingga 24 jam. Personel tambahan juga diturunkan di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi mengalami penumpukan sampah.

Selain petugas dari Dinas Lingkungan Hidup, dukungan datang dari personel BPBD, PUPR hingga relawan kebersihan. “Pokoknya memang Pak Wali Kota Andi Harun perintahkan untuk dipelototi. Kalau ada titik yang mulai menumpuk langsung kami kirim personel tambahan,” jelasnya.

Marnabas mengakui masih ada sebagian warga yang membuang sampah di luar jam yang telah ditentukan. Padahal pemerintah telah menetapkan jadwal pembuangan sampah dari pukul 18.00 hingga 06.00 Wita untuk mengatur ritme pengangkutan. “Makanya pada beberapa tempat kami siagakan tim pengawas untuk terus menerus mengingatkan warga perihal disiplin waktu membuang sampah,” terangnya.

Ia berharap masyarakat bisa lebih disiplin agar kondisi TPS tetap tertib. Sebab, kebiasaan membuang sampah di luar kontainer sering memicu penumpukan karena kendaraan pengangkut kesulitan masuk. “Kontainernya sebenarnya kosong, tapi orang buang di luar. Akhirnya yang lain ikut-ikutan karena sudah bertumpuk di luar,” keluhnya.

Dia menambahkan terhitung Senin (23/3), sistem pembuangan sampah di Samarinda telah kembali normal setelah sempat dibatasi selama dua hari di masa Lebaran. Namun sejumlah personel tambahan masih disiagakan di lapangan sebagai langkah antisipasi.

“Sudah aman. Pembuangan sudah normal lagi, tapi BPBD masih bersiaga untuk membantu pengawasan di beberapa titik. hingga total ada empat ekscavator untuk membantu mengangkut sampah naik ke kontainer,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#DLH Samarinda antisipasi sampah #sampah selama lebaran #Marnabas Patiroy