Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Neneng Chamelia Dilantik Jadi Sekkot, Samarinda Catat Sejarah Terapkan Manajemen Talenta

M Hafiz Alfaruqi • Jumat, 3 April 2026 | 13:38 WIB
PELANTIKAN: Wali Kota Samarinda Andi Harun melantik Neneng Chamelia Santi sebagai Sekkot definitif melalui mekanisme manajemen talenta, Kamis (2/4). (IST)

 
PELANTIKAN: Wali Kota Samarinda Andi Harun melantik Neneng Chamelia Santi sebagai Sekkot definitif melalui mekanisme manajemen talenta, Kamis (2/4). (IST)  

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali mencatatkan langkah baru dalam reformasi birokrasi. Untuk pertama kalinya, jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) diisi melalui mekanisme manajemen talenta, menandai perubahan besar dalam sistem promosi aparatur sipil negara.

Wali Kota Samarinda Andi Harun resmi melantik Neneng Chamelia Santi sebagai Sekkot definitif, bersama puluhan pejabat lainnya, dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Jalan S. Parman.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Samarinda, saya ucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudara yang telah dilantik dan dikukuhkan hari ini," ujarnya, Kamis (2/4).

Dalam kesempatan tersebut, satu pejabat dilantik dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekkot melalui mekanisme manajemen talenta, berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Selain itu, sebanyak 20 pejabat dilantik dalam jabatan fungsional, serta 23 kepala sekolah dikukuhkan melalui sistem pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah (KSPS).

Baca Juga: Kebakaran di SMP 2, Delapan Kelas Dialihkan Daring Bergilir sampai Pertengahan Mei  

Andi Harun menegaskan, Pemkot Samarinda menjadi yang pertama di Regional VIII BKN, bahkan di Kalimantan Timur, dalam pengisian jabatan sekda melalui manajemen talenta. Sistem ini mengedepankan penilaian berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan sekadar senioritas.

"Ini menunjukkan birokrasi kita semakin cepat, objektif, dan berbasis kinerja. Proses pengisian sekda bahkan bisa selesai dalam waktu sekitar satu bulan," kata Andi Harun.

Ia menjelaskan, penerapan sistem tersebut melalui tahapan panjang dan ketat, mulai dari pemenuhan indikator merit system hingga persetujuan resmi dari BKN.

Baca Juga: Dishub Balikpapan Tutup Median Jalan Agung Tunggal Mulai Hari Ini, Cek Rute U-Turn Terbaru

Kepada Sekkot yang baru, Andi Harun menekankan pentingnya peran strategis sebagai koordinator perangkat daerah sekaligus penggerak reformasi birokrasi. "Segera lakukan konsolidasi, perkuat sinergi, dan pastikan program prioritas berjalan efektif," pesannya.

Sementara itu, pejabat fungsional diminta terus meningkatkan kompetensi dan inovasi pelayanan publik. Sedangkan para kepala sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berprestasi.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. "Jangan pernah menyalahgunakan wewenang. Bekerjalah dengan cepat, tepat, transparan, dan berdampak bagi masyarakat," tegasnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Manajemen Talenta #birokrasi #pemkot samarinda #andi harun #Sekkot