KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Balikpapan–Samarinda KM 63 pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Insiden ini melibatkan mobil Suzuki Katana bernopol N 1601 GC dan pikap Daihatsu Grand Max bernopol KT 8483 MB yang membawa muatan semangka.
Ketua Tim Rescue Tol Balsam, Dzulhijjah, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.13 Wita. Proses penanganan dan evakuasi korban selesai sekitar pukul 08.55 Wita.
“Begitu tiba di lokasi, kami langsung melakukan penanganan dan evakuasi korban. Untuk korban yang terjepit, kami lakukan ekstrikasi dengan memotong bagian kendaraan,” ujar Dzulhijjah.
Di lokasi kejadian, kondisi kendaraan terlihat rusak parah. Muatan semangka dari pikap berserakan dan menutupi sebagian badan jalan. Bagian depan pikap Grand Max ringsek akibat benturan keras, sementara Suzuki Katana mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus mengeluarkan korban yang terjepit di dalam kabin kendaraan.
Dalam kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia bernama Ojin (35), warga Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang. Ia merupakan sopir pikap Grand Max yang terjepit di dalam kendaraan.
“Korban meninggal dunia adalah sopir pikap. Saat kami temukan, posisinya terjepit di dalam kabin,” jelas Dzulhijjah.
Baca Juga: Sembunyikan 11 Paket Sabu di Atas Blower AC, Pria di Penajam Tak Berkutik Diciduk Polisi
Sementara itu, pengemudi Suzuki Katana mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke rumah sakit. Total terdapat tiga korban dalam kejadian ini, terdiri dari satu orang meninggal dunia, satu luka berat, dan satu lainnya luka ringan.
Dari informasi sementara di lapangan, pikap bermuatan semangka diduga menabrak bagian belakang Suzuki Katana.
Benturan tersebut menyebabkan muatan semangka berserakan di jalan dan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui kronologi insiden tersebut.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD IA Moeis Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.(*)
Editor : Thomas Priyandoko