Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Enam Bangunan Hangus di Gang Sempit Samarinda, Damkar Berpacu dengan Akses Terbatas

M Hafiz Alfaruqi • Kamis, 23 April 2026 | 16:13 WIB
KUASAI: Petugas memadamkan sisa kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid Blok I, Samarinda Kota, Kamis (23/4).
KUASAI: Petugas memadamkan sisa kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid Blok I, Samarinda Kota, Kamis (23/4).

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Kobaran api tiba-tiba mengamuk hebat di permukiman padat Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Blok I, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (23/4). Akses jalan yang sempit membuat petugas pemadam harus berjibaku lebih keras, sementara api dengan cepat melahap deretan bangunan warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda Hendra AH menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.30 Wita. Tim langsung bergerak ke lokasi, namun kondisi jalan yang terbatas menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.

Baca Juga: OIKN Gandeng 22 Perusahaan Konstruksi, Basuki: Jangan Main-Main dengan Kualitas IKN 

"Lokasi kejadian berada di gang sempit, sehingga mobil tangki kami cukup kesulitan masuk. Api menghanguskan total enam bangunan," ungkapnya, Kamis (23/4). 

Rinciannya, dari enam bangunan tersebut, lima merupakan rumah tunggal, sementara satu lainnya berupa bangunan bangsalan dengan lima pintu. Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam hingga api berhasil dikendalikan. Dalam penanganan kejadian, Disdamkarmat menurunkan dua posko, masing-masing tiga unit mobil pemadam, serta dibantu relawan damkar Samarinda. 

Terkait penyebab kebakaran, Hendra menyebut masih belum diketahui. "Untuk penyebab belum diketahui. Nanti akan dilakukan investigasi oleh pihak berwenang di lokasi kejadian," tegasnya.

Baca Juga: Sigap di Dermaga, Satpolairud Polres PPU Jadi ‘Polisi Penolong’

Sementara itu, untuk korban jiwa maupun luka berat dipastikan tidak ada. Namun, pihaknya masih membuka kemungkinan adanya korban luka ringan. Melihat tren kebakaran yang belakangan kerap terjadi, Hendra mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim kemarau. 

"Sekarang kan sudah masuk musim kemarau, sesuai informasi BMKG. Kami minta masyarakat lebih waspada, periksa kompor, instalasi listrik, dan selalu aware terhadap potensi kebakaran," pesannya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#akses sempit #samarinda #kebakaran