SAMARINDA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda menyiagakan tim untuk membersihkan kawasan DPRD Kaltim usai aksi unjuk rasa yang digelar Senin (4/5). Seperti penanganan sebelumnya, pembersihan ditargetkan rampung maksimal dua jam setelah massa membubarkan diri. Tim sudah bersiap di lapangan sejak sebelum aksi berakhir.
Plt Kepala DLH Samarinda Suwarso menjelaskan, sebanyak dua regu diterjunkan untuk penanganan cepat di lokasi. Total ada 34 personel yang difokuskan pada pembersihan, terutama dari tim parit yang biasa menangani sampah di saluran. “Sebelum massa bubar, tim kami sudah standby, jadi begitu dinyatakan aman langsung bergerak,” ujarnya, Senin (4/5).
Dia menerangkan, proses pembersihan tetap menyesuaikan luas area terdampak. Jika sebaran massa lebih luas, waktu penanganan juga bisa bertambah, meski target dua jam tetap menjadi acuan utama. “Kalau wilayahnya tidak terlalu luas, biasanya bisa lebih cepat dari target,” terangnya.
DLH juga terus mengedukasi peserta aksi agar ikut menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung. Pada aksi sebelumnya, sebagian peserta bahkan terlibat langsung membantu memungut sampah di sekitar lokasi. “Kami harap kesadaran ini terus dijaga, karena kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama,” tuturnya.
Untuk mendukung itu, DLH telah menyiapkan karung sampah di sejumlah titik sebelum aksi dimulai. Peserta diimbau membawa dan mengumpulkan sampah masing-masing, kemudian diangkut oleh petugas setelah kegiatan selesai. “Silakan kumpulkan di karung yang sudah disiapkan, nanti petugas kami yang angkut,” tegasnya.
Dia juga berharap ke depan, setiap aksi tetap berjalan tertib dan peduli kebersihan. “Agar para peserta aksi membantu menjaga wajah Kota Samarinda tetap terjaga,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani