Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Coding dan AI Masuk Sekolah, DPRD Samarinda: Penting, Tapi Perlu Kajian Mendalam

M Hafiz Alfaruqi • Minggu, 7 Juni 2026 | 17:27 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah. (HAFIZ/KP)
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah. (HAFIZ/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dunia pendidikan tengah bersiap memasuki era baru. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berencana menerapkan kurikulum coding dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai mata pelajaran pilihan maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Harminsyah menilai, pengenalan coding dan AI relevan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi daerah perkotaan seperti Samarinda.

Baca Juga: SPMB SD Berjalan Lancar, Disdikbud Samarinda: Tidak Ada Keluhan Berarti

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak dapat dihindari sehingga dunia pendidikan perlu menyesuaikan diri agar mampu mencetak sumber daya manusia yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

"Untuk penerapan kurikulum coding dan AI, saya kira untuk kota seperti Samarinda relatif memungkinkan. Tetapi memang perlu dikaji lebih mendalam lagi, baik dampaknya maupun hasil yang bisa dicapai dari penerapan kurikulum tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Nilai Matematika Anjlok, DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru

Ia menegaskan, meskipun masih membutuhkan kajian lebih lanjut, keberadaan materi coding dan AI di lingkungan sekolah merupakan hal yang penting. Sebab, teknologi kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan akan terus berkembang.

"Kalau ditanya penting atau tidak, saya rasa penting. Karena ini berkaitan dengan perkembangan teknologi saat ini. Tinggal bagaimana pemanfaatan teknologinya nanti bisa diarahkan secara positif," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan penerapan kurikulum tersebut tidak sekadar mengikuti perkembangan zaman. Kebijakan itu juga harus mempertimbangkan kesiapan daerah. Mulai dari ketersediaan tenaga pendidik, sarana pendukung, hingga kemampuan sekolah dalam mengimplementasikan materi baru agar benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

"Kami tentu mendukung kemajuan teknologi. Namun implementasinya harus dipersiapkan secara matang agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#coding AI #Komisi IV DPRD Samarinda #pendidikan