Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pusbanglin Perkuat Penggunaan KBBI di Lingkungan Masyarakat

Ajie Chandra • Senin, 30 September 2024 | 10:53 WIB
TINGKATKAN KESADARAN: Diseminasi bahasa Indonesia oleh Pusat Pengembangan dan Perlidungan Bahasa dan Sastra di Platinum Hotel. (Ist)
TINGKATKAN KESADARAN: Diseminasi bahasa Indonesia oleh Pusat Pengembangan dan Perlidungan Bahasa dan Sastra di Platinum Hotel. (Ist)


KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Perkuat penggunaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pusat Pengembangan dan Perlidungan Bahasa dan Sastra (Pusbangling), menggelar diseminasi Jumat (27/9) di Platinum Hotel Balikpapan.

Halimi Hadibrata, Kepala Badan Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, menjelaskan peran strategis lembaga bahasa di daerah dalam memperkuat literasi bahasa Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa upaya diseminasi KBBI ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan bahasa yang baik dan benar. “Kalimantan Timur, sebagai salah satu provinsi yang terus berkembang, memerlukan perhatian khusus dalam hal literasi bahasa,” ucap Halimi.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari guru-guru, kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan di Kalimantan Timur. Mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, mengingat bahasa adalah salah satu alat penting dalam dunia pendidikan.

Peserta pun mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan para narasumber mengenai tantangan dan solusi dalam memajukan literasi bahasa di kalangan pelajar.

Menurutnya pengembangan KBBI ini penting, apalagi penambahan kosa kata bahasa daerah. Tetapi, tidak semua kosa kata daerah yang bisa dimasukan. “Seperti etam itu tidak bisa, karena ada persamaannya. Jadi yang bisa itu bahasa daerah yang baru atau tidak ada persamaannya di KBBI,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pentingnya peran bahasa sebagai identitas dan perekat bangsa. “Bahasa Indonesia merupakan warisan dan simbol kebanggaan kita. Dengan memahami dan menggunakan bahasa secara baik, kita turut melestarikan kebudayaan nasional,” ujarnya.

Ia berhara agar KBBI dapat semakin luas digunakan dan diakses oleh masyarakat, terutama melalui platform daring. Menurutnya, dengan perkembangan teknologi saat ini, KBBI seharusnya lebih mudah diakses oleh semua kalangan, baik pelajar, pendidik, maupun masyarakat umum. “KBBI adalah panduan utama dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang benar. Melalui platform digital, saya berharap KBBI semakin dekat dengan masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah memeriksa dan menggunakan bahasa sesuai kaidah,” pungkasnya. (aji)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#bahasa indonesia #kbbi #Diseminasi