MANDI WAJIB SETELAH IMSAK
Pertanyaan :
Apa hukumnya mandi besar setelah imsak ? Hp. 085247360xxx
Jawaban : Hukumnya boleh dan puasa tetap sah. Imsak adalah batas akhir bolehnya makan, minum, dan larangan lainnya dalam ibadah puasa. Imsak juga pertanda awal dimulainya puasa, dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Namun puasa berbeda dengan ibadah lainnya, seperti salat atau thawaf yang mempersyaratkan bersuci terlebih dahulu. Aisyah dan Ummu Salamah Radhiyallahu anhuma, istri Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam (Saw) menceritakan, “Nabi Shallallahu alaihi wa sallam memasuki waktu Subuh, sementara beliau sedang junub karena berhubungan dengan istrinya. Selanjutnya beliau mandi dan (tetap) berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berdasarkan hadits di atas, dibolehkan untuk mendahulukan makan sahur dan menunda mandi hingga setelah imsak. Sebab sahur dibatasi waktu imsak Subuh. Cuma dianjurkan agar berwudhu terlebih dahulu. Sebagaimana riwayat dari Aisyah Ra: “Apabila Nabi shallallahu alaihi wa sallam berada dalam kondisi junub, lalu beliau ingin makan atau tidur, Nabi berwudhu sebagaimana wudhu ketika hendak shalat,” (HR. Muslim).
Perlu diperhatikan, kebolehan menunda mandi besar setelah imsak bukan berarti memberi toleransi meninggalkan salat Subuh tepat waktu di masjid secara berjamaah. Sebab melalaikan salat termasuk dosa besar. Wallahu a’lam. (*)
Editor : Ismet Rifani