Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rakor Program Prioritas Ditjen GTK 2026 Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan di Kaltim

Ajie Chandra • Jumat, 24 April 2026 | 18:55 WIB
SAMAKAN PERSEPSI: Rakor menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap program prioritas tahun 2026.
SAMAKAN PERSEPSI: Rakor menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap program prioritas tahun 2026.

BALIKPAPAN — Rapat Koordinasi (Rakor) Program Prioritas Kemdikdasmen Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Tahun 2026 menjadi momentum penguatan sinkronisasi kebijakan pendidikan di Kalimantan Timur. Kegiatan yang digelar Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kaltim ini berlangsung di Hotel Gran Senyiur pada 22–24 April 2026.

Rakor diikuti berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Dinas Pendidikan, BKD/BKPSDM, organisasi profesi guru, hingga mitra strategis lainnya. Forum ini difokuskan untuk menyelaraskan program prioritas Kemdikdasmen khususnya Ditjen GTK agar implementasinya di daerah berjalan efektif, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan nasional.

Kepala BGTK Kaltim, Wiwik Setiawati, menegaskan bahwa rakor menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap program prioritas tahun 2026.

“Sinkronisasi ini penting agar pelaksanaan program di daerah tidak berjalan parsial, tetapi saling terintegrasi dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Rakor juga menghadirkan Deputi Otorita IKN, Alimuddin, yang menyoroti keterkaitan pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, kesiapan tenaga pendidik menjadi faktor kunci dalam mendukung transformasi wilayah.

Sementara itu, perwakilan Sekretariat Ditjen GTK, Deny Purwo Sambodo, menekankan pentingnya pengelolaan kinerja dalam meningkatkan efektivitas program. Ia menyebut, akuntabilitas pelaksanaan menjadi indikator utama keberhasilan kebijakan di tingkat daerah.

Dalam pelaksanaannya, rakor turut disertai monitoring dan evaluasi menyeluruh, mulai dari kesiapan pra-kegiatan, pelaksanaan forum, hingga evaluasi pasca-kegiatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan yang disepakati dapat ditindaklanjuti secara konkret.

Adapun fokus program prioritas GTK 2026 mencakup pemerataan akses pendidikan termasuk redistribusi guru ASN ke sekolah swasta, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan , penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualifikasi guru D4/S1, peningkatan kesejahteraan guru melalui sertifikasi, penyiapan bakal calon kepala sekolah dan pengawas sekolah serta program lainnya yang termasuk dalam grand desain tata kelola guru.

Melalui rakor ini, BGTK Kaltim menargetkan terbangunnya sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga program pendidikan dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Ditjen GTK Tahun 2026 #rakor #Wiwik Setiawati #BGTK Kaltim