Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tumbuh Bersama Hutan: Tangguh Menuju Indonesia Emas, SMK Kehutanan Negeri Samarinda Sukses Gelar Wisuda Tahun 2026

Khairul Anwar • Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB
LULUSAN UNGGUL: Mewujudkan lulusan Rimbawan Muda yang unggul, berkarakter dan siap kerja di bidang kehutanan sebagai penggerak ekonomi hijau menuju hutan lestari dan Indonesia Emas 2045 dalam Penyelenggaraan Wisuda SMK Kehutanan Negeri dilaksanakan khidmat dan Lancar. (IST)
LULUSAN UNGGUL: Mewujudkan lulusan Rimbawan Muda yang unggul, berkarakter dan siap kerja di bidang kehutanan sebagai penggerak ekonomi hijau menuju hutan lestari dan Indonesia Emas 2045 dalam Penyelenggaraan Wisuda SMK Kehutanan Negeri dilaksanakan khidmat dan Lancar. (IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Prosesi wisuda dan pelepasan siswa angkatan tahun ajaran 2025/2026 Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMKKN) seluruh Indonesia berlangsung sukses, khidmat, dan penuh haru, pada Sabtu (13/5).

Bertempat di Ballroom TranzMAV Jl. Teuku Umar No. A,01 Kel. Karang Asam Ulu, Kec. Sungai Kunjang Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebanyak 486 siswa resmi dinyatakan lulus dan siap menjadi tenaga terampil andal untuk menjaga dan mengelola sumber daya hutan.

Acara dihadiri pejabat Kementerian Kehutanan, pimpinan sekolah, para pendidik, orang tua, mitra kerja sama, serta perwakilan instansi terkait.

Suasana berjalan sangat tertib, sakral, dan penuh rasa bangga saat para wisudawan mengenakan seragam lengkap, mengikuti seluruh rangkaian upacara, hingga menerima ijazah dan sertifikat kompetensi profesi yang telah diakui BNSP.

Berakhir sudah rangkaian pembelajaran siswa-siswi Angkatan XV SMK Kehutanan Negeri Samarinda yang telah ditutup dengan penuh haru dan bangga melalui prosesi wisuda. Setiap langkah, perjuangan, dan cerita yang telah dilalui selama menempuh pendidikan kini menjadi awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas.
Berakhir sudah rangkaian pembelajaran siswa-siswi Angkatan XV SMK Kehutanan Negeri Samarinda yang telah ditutup dengan penuh haru dan bangga melalui prosesi wisuda. Setiap langkah, perjuangan, dan cerita yang telah dilalui selama menempuh pendidikan kini menjadi awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas.

Kepala sekolah SMK Kehutanan Negeri Samarinda Mukhamad Ari Hidayanto, S.Hut., M.Ling. mengatakan, proses penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan di 5 (lima) Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMKKN), yaitu, SMKKN Samarinda, SMKKN Kadipaten, SMKKN Makassar, SMKKN Pekanbaru, dan SMKKN Manokwari.

Sekolah ini memiliki visi: "Mewujudkan lulusan Rimbawan Muda yang unggul, berkarakter, dan siap kerja di bidang kehutanan sebagai penggerak ekonomi hijau menuju hutan lestari dan Indonesia Emas 2045."

Penyelenggaraan Wisuda SMK Kehutanan Negeri dilaksanakan secara hybrid serentak di seluruh Indonesia dengan tema: "Tumbuh Bersama Hutan, Tangguh Menuju Indonesia Emas."

Adapun tujuan kegiatan ini adalah melepas secara resmi lulusan Tahun Pembelajaran 2025/2026 SMK Kehutanan Negeri, menghargai pencapaian akademik dan prestasi siswa-siswi atas pengabdiannya selama pendidikan di SMKKN, meningkatkan motivasi serta kebanggaan siswa-siswi SMKKN agar siap bekerja sebagai tenaga terampil di sektor kehutanan, baik di instansi pemerintah maupun swasta, mendorong jaringan alumni untuk mendukung karier lulusan SMKKN di sektor kehutanan, memberikan apresiasi kepada orang tua dan guru yang telah berkolaborasi dalam membimbing siswa-siswi.

Dalam laporannya kepada Kepala BP2SDM, sebanyak 486 siswa dari lima SMK Kehutanan Negeri dinyatakan lulus 100% dengan rincian, SMKKN Samarinda: 102 orang, SMKKN Kadipaten: 101 orang, SMKKN Makassar: 101 orang, SMKKN Pekanbaru: 101 orang, SMKKN Manokwari: 81 orang.

Sebagai pendidikan vokasi yang menekankan pada keahlian praktikal (skill-based), dapat kami laporkan perkembangan lulusan saat ini, bekerja: 95 orang (19,5%), melanjutkan kuliah (Jalur SNBP): 51 orang (10,5%), magang kerja: 331 orang (68,1%), sertifikasi: 33 orang lulusan telah mendapatkan sertifikat pelatihan Pengukur dan Penguji Kayu Bundar di BP2SDM Wilayah V.

Kepada para lulusan, Kepala Sekolah berpesan untuk selalu menjaga nama baik almamater, mengamalkan nilai jujur, disiplin, dan tanggung jawab, serta terus belajar mengikuti perkembangan teknologi pengelolaan hutan masa kini.

Dengan selesainya wisuda ini, lulusan angkatan tahun 2026 resmi melangkah ke dunia nyata, membawa bekal ilmu dan keterampilan guna menjaga kekayaan hutan Indonesia demi masa depan yang lebih lestari dan sejahtera.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan, Drh. Indra Exploitasia, juga mengatakan "Saudara-saudara sekalian, wisuda ini bukan sekadar seremoni pelepasan atribut. Ini adalah bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendidik SDM yang kompeten untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045".

Para wisudawan sekalian, kalian lulus di saat dunia sedang berada dalam fenomena TUNA.

Sektor kehutanan kita tidak lagi menghadapi tantangan yang linier, melainkan tantangan yang turbulent (bergejolak), perubahan iklim dan dinamika kebijakan global berubah sangat cepat.

Kemudian, uncertain (tidak pasti), masa depan ekonomi hijau dan pembangunan yang berkelanjutan menjadi penuh tantangan yang memerlukan analisis tajam.

Selain itu, Novelty (baru), munculnya berbagai inovasi dan teknologi baru dalam pemantauan hutan dan pemanfaatan hasil hutan non-kayu yang belum pernah ada sebelumnya.

Ambiguous (membingungkan), seringkali terdapat batas yang samar antara kepentingan ekonomi dan ekonomi yang memerlukan integritas moral seorang rimbawan.

Kalian dituntut untuk tidak hanya memiliki otot yang kuat di lapangan, tetapi juga kecerdasan emosional dan intelektual untuk menavigasi era TUNA ini.

Tugas kalian ke depan bukan lagi sekadar menjaga tegakan pohon secara konvensional. Di pundak kalian, tersemat tanggung jawab besar untuk mentransformasi sektor kehutanan menuju era Green Jobs atau lapangan kerja hijau untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Berikut adalah tiga amanah utama yang harus kalian pegang teguh: Menjadi Penjaga Benteng Terakhir Ekosistem.

Kalian adalah garda terdepan dalam memastikan hutan kita tetap berfungsi sebagai penyerap karbon dan penyedia air.

Menjaga hutan bukan hanya tentang melarang penebangan, tetapi tentang melestarikan fungsi ekologis agar tetap mampu menopang kehidupan di masa depan. Hutan yang lestari adalah modal utama kita menuju Indonesia Emas 2045.

Beradaptasi dengan Ekonomi Hijau (Green Jobs). Dunia saat ini sedang beralih ke ekonomi yang rendah karbon.

Peluang kerja di masa depan—seperti pengelolaan pasar karbon (carbon trading), hingga biodiversity credit, ekowisata, hingga manajemen hasil hutan non-kayu—membutuhkan tenaga terampil yang paham akan prinsip keberlanjutan.

Jadilah rimbawan yang inovatif yang mampu menciptakan nilai ekonomi tanpa harus merusak ekosistem.

Integritas Rimbawan di Tengah Perubahan. Dalam menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian (era TUNA), integritas kalian akan diuji.

Jangan pernah goyah dalam menegakkan prinsip kelestarian. Gunakan ilmu yang telah kalian dapatkan di SMKKN untuk membuktikan bahwa sektor kehutanan bisa menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang menyejahterakan masyarakat sekaligus menjaga bumi.

Sebagaimana tema wisuda pada hari ini, "Tumbuh Bersama Hutan, Tangguh Menuju Indonesia Emas", adalah pesan sekaligus perintah bagi kalian.

Tumbuh bersama hutan: jadilah garda terdepan menjaga benteng terakhir paru-paru dunia dan menjadi bagian dari solusi lingkungan. Hutan adalah napas bangsa ini, dan tugas kalian menjaga napas tersebut tetap mengalir untuk anak cucu kita.

Tangguh: ketangguhan adalah kunci menghadapi era TUNA. Rimbawan harus memiliki karakter yang tangguh, jujur, dan inovatif dalam bekerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Kementerian Kehutanan menaruh harapan besar pada kalian. Sebagai tenaga terampil, kalian harus segera beradaptasi dan bergabung dengan jejaring para pihak, untuk terus memperkuat posisi rimbawan Indonesia di kancah nasional maupun global.

Ingatlah, rimbawan sejati adalah mereka yang "Tumbuh bersama Hutan", tetap tegak di era TUNA, demi tercapainya Indonesia Emas 2045. Jadikanlah setiap langkah kalian di dalam hutan sebagai ibadah untuk kemanusiaan.

Selamat kepada seluruh wisudawan. Terima kasih kepada orang tua dan para guru atas pengabdiannya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan lulusan SMK Kehutanan Negeri Tahun 2026 resmi dilepas untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa.

Sebagai informasi, pada hari yang sama itu juga dilakukan, PELANTIKAN PRAMUKA GARUDA TAHUN 2026, yaitu KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA SAMARINDA dan KWARTIR RANTING GERAKAN PRAMUKA SUNGAI KUNJANG di SMK Kehutanan Negeri Samarinda, pada 13 Mei 2026, dengan tema SETIA-SIAP-SEDIA. (Adv/kh///)

Editor : Almasrifah
#SMKKN #Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri #indonesia emas #wisuda