Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Markas Besar Mossad di HerzLiya Israel Hancur Dihantam Rudal Balistik Iran

Uways Alqadrie • Rabu, 18 Juni 2025 | 07:44 WIB
Foto tangkapan layar
Foto tangkapan layar

KALTIMPOST.ID, Iran telah melancarkan serangan rudal terhadap markas besar Mossad dekat Tel Aviv, menurut kantor berita Iran Tasnim pada Selasa 17 Juni 2025.

Rekaman video muncul secara daring yang memperlihatkan asap di dekat markas besar badan intelijen Israel setelah serangan yang dilaporkan.

Korps Garda Revolusi Iran juga menargetkan pangkalan intelijen militer Israel "Glilot" di pinggiran kota Tel Aviv, menurut saluran televisi Iran SNN.

Rekaman sebelumnya menunjukkan rudal pertahanan udara Israel jatuh di Tel Aviv selama baku tembak.

Iran dilaporkan meluncurkan lebih dari 140 pesawat tak berawak ke Israel sebagai bagian dari serangan gabungan berskala besar, menurut laporan tersebut.

Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dengan sumber-sumber Iran memberikan informasi utama tentang dugaan serangan terhadap fasilitas intelijen Israel.

Gambar yang beredar sebentar di media berbahasa Ibrani—sebelum segera dihapus—menunjukkan lokasi jatuhnya bom adalah milik intelijen militer Israel. Gambar tersebut mengonfirmasi bahwa instalasi keamanan yang sangat sensitif terkena bom secara langsung.

Menurut sumber media Ibrani, ada kemungkinan kuat bahwa situs cadangan rahasia yang terkait dengan Unit 8200 Israel—divisi intelijen dan pengawasan elektronik elit—telah dihancurkan sepenuhnya di Herzliya.

Penargetan markas besar Mossad yang dilaporkan akan mewakili eskalasi signifikan dalam konflik antara kedua negara jika dikonfirmasi.

Iran juga melancarkan serangan rudal terhadap pusat logistik intelijen militer Israel di wilayah pangkalan militer Glilot, yang terletak di pinggiran kota Tel Aviv.

Kementerian Pertahanan Iran menegaskan, untuk pertama kali militernya menggunakan rudal jenis baru yang tidak bisa dideteksi saat menghancurkan kantor intelijen Israel, Mossad.

Rudal balistik jenis baru itu berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel yang didukung AS.

"Pada serangan hari ini, kami meluncurkan rudal-rudal yang tidak bisa terlacak atau terintersep," ujar Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigjen Reza Talaei-Nik, dikutip IRNA, Rabu (18/6/2025).

Talaei-Nik menambahkan, negara Zionis tersebut akan menyaksikan datangnya rudal-rudal sejenis berikutnya.

Menurutnya, target-target dihantam oleh rudal berpresisi tinggi meski menghadapi sistem pertahanan yang mengelilingi fasilitas gedung telik sandi Zionis tersebut.

Serangan terbaru Iran kata dia, menggambarkan betapa rapuhnya Israel, negara yang selama ini dianggap paling canggih dalam hal sistem intelijen dan keamanan.

Talaei-Nik menegaskan, Israel juga tidak siap untuk menghadapi perang jangka panjang, terlebih saat melawan Iran.

“Berdasarkan 75 tahun pengalaman dan serangkaian faktor militer dan non-militer dan pertimbangan strategis lainnya, rezim Zionis tidak bisa bertahan dalam sebuah perang yang panjang," ucapnya.

Saat ini kata dia, Angkatan Bersenjata Iran telah disuplai dengan persenjataan dan perlengkapan canggih sebagai antisipasi terhadap potensi serangan musuh. "Banyak sistem canggih kami belum digunakan," tutup Talaei-Nik.

Editor : Uways Alqadrie
#Perang Iran Israel #tel aviv #Teheran #mossad israel #perserikatan bangsa-bangsa #pbb