Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

WOW!!! Harga Beras di Mahulu Tembus Rp 1 Juta, Ini yang Bakal Dilakukan Pemprov Kaltim 

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 15:33 WIB
TEKAN HARGA: Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjanjikan bakal segera mengirim bantuan beras ke Mahulu secara bertahap.
TEKAN HARGA: Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjanjikan bakal segera mengirim bantuan beras ke Mahulu secara bertahap.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Lonjakan harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, menjadi sinyal darurat logistik yang tak bisa diabaikan. Di wilayah perbatasan yang minim akses darat itu, harga beras melonjak hingga lebih dari Rp 1 juta per 25 kilogram.

Warga pun mulai kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari akibat kemarau panjang yang mengganggu jalur distribusi utama, yaitu sungai.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan, kondisi kekeringan memperparah situasi karena alur sungai yang biasa digunakan untuk pengiriman logistik menjadi dangkal dan sulit dilalui kapal.

“Saat ini saudara-saudara kita di Mahakam Ulu memang kekurangan bahan pokok, terutama beras. Harganya pun sudah sangat tinggi, sekitar Rp 1 juta per 25 kilogram,” sebut Rudy.

Pemprov Kalimantan Timur pun bergerak cepat. Akan ada ratusan ton dikirimkan, namun di tahap awal sebanyak 68 ton beras dari cadangan Bulog mulai dikirimkan menuju Mahakam Ulu.

Namun pengiriman bantuan ini bukan tanpa tantangan. Terbatasnya armada udara dan belum terhubungnya jalur darat memaksa Pemprov menggunakan jalur alternatif yang lebih berat.

“Kami kirim beras 40 ton dulu. Pengiriman ini dilakukan dalam dua tahap, sisanya menyusul. Teman-teman di Kabupaten Mahulu akan mendistribusikan langsung ke masyarakat,” jelas Rudy.

Ia mengakui bahwa proses pengiriman tidak mudah. Akses darat ke Mahakam Ulu hingga kini belum tersambung sepenuhnya, sementara pengiriman udara menggunakan helikopter (Chopper) pun terkendala.

“Chopper ini sedang digunakan di Kendari. Meskipun ada, kapasitas angkutnya terbatas. Jadi, teman-teman Pemprov Kaltim mendistribusikan beras ini dengan cara dikirim melalui kapal kecil ke Ujoh Bilang, ibu kota Kabupaten Mahulu,” ungkapnya.

Meski berat, upaya ini disebut sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di wilayah terisolasi. Rudy menambahkan, percepatan pembangunan jalan ke Mahakam Ulu juga tengah dikejar.

“Tahun ini, Insyallah jalan dari Kutai Barat ke Ujoh Bilang akan tersambung. Kalau akses terbuka, distribusi logistik ke Mahulu akan jauh lebih mudah dan harga-harga kebutuhan pokok bisa kembali normal,” tegasnya.

Kondisi geografis Kabupaten Mahulu yang berbukit dan berada di perbatasan langsung dengan Malaysia memang menjadikan daerah ini sangat bergantung pada kelancaran distribusi logistik, terutama melalui sungai. Ketika sungai surut, pasokan terganggu dan harga bahan pokok langsung melambung.

"Langkah intervensi cepat dari Pemprov Kaltim ini diharapkan dapat meredam gejolak harga dan mencegah krisis pangan di Mahakam Ulu. Namun, upaya jangka panjang tetap dibutuhkan agar wilayah ini tidak terus-menerus terjebak dalam kerentanan logistik," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#harga beras #darurat logistik #mahulu #Rudy Mas ud #rp 1 juta #beras #Mahakam Ulu #kalimantan timur #gubernur kaltim