Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jembatan Terpanjang di Kalimantan Segera Terbangun, Digarap Dua Raksasa BUMN dengan Nilai Fantastis Rp 750 Miliar!

Ari Arief • Selasa, 23 Desember 2025 | 11:11 WIB

KONTRAK: PT Hutama Karya meneken kontrak pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Tana Bumbu dan Kota Baru, Kalsel.
KONTRAK: PT Hutama Karya meneken kontrak pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Tana Bumbu dan Kota Baru, Kalsel.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Ambisi besar untuk menyambungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru di Kalimantan Selatan melalui Jembatan Pulau Laut dipastikan terus berjalan.

Pasalnya, Dinas PUPR Kalimantan Selatan telah merampungkan proses lelang dan menetapkan kontraktor penyedia jasa yang akan menggarap lanjutan proyek strategis tersebut.

Data dihimpun media ini Selasa (23/12), dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar sektor konstruksi akan membagi pengerjaan di dua sisi jembatan.

Yaitu, sisi Kabupaten Tanah Bumbu pengerjaannya dipercayakan kepada PT Pembangunan Perumahan (PP) dengan nilai kontrak sebesar Rp 290 miliar.

Sementara itu, pada sisi Kabupaten Kotabaru pekerjaan digarap oleh PT Hutama Karya dengan nilai kontrak mencapai Rp 424,2 miliar.

Skema Pembiayaan dan Dukungan Anggaran

Baca Juga: Jalan Trans Kaltim–Kalsel Amblas di Muara Komam, Perbaikan Darurat Dikebut hingga Dini Hari

Proyek yang digadang-gadang akan menjadi jembatan terpanjang di Kalimantan ini menggunakan skema pendanaan kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemkab Tanah Bumbu, dan Pemkab Kotabaru.

Untuk tahun ini, total pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 750 miliar. Kontribusi terbesar datang dari Pemprov Kalsel senilai Rp 550 miliar, yang mengalami kenaikan signifikan dibandingkan alokasi tahun 2024 sebesar Rp 300 miliar.

Sementara itu, Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru masing-masing menyumbangkan dana pendamping sebesar Rp 100 miliar.

Saat ini, pembangunan masih terkonsentrasi pada tahap bentang pendekat dengan penyesuaian desain awal setinggi 30 meter.

Berikut adalah rincian dimensi infrastrukturnya dengan jembatan pendekat (Box Girder) untuk sisi Batulicin panjang 950 meter dengan lebar 24 meter. Sisi Kotabaru panjang 1.950 meter dengan lebar 24 meter.

Baca Juga: Geger, Jembatan Mahulu di Samarinda Diduga Ditabrak Tongkang Bermuatan Batu Bara, Lihat Kerusakannya

Jembatan penghubung (Pile Slab) masing-masing sisi (Batulicin dan Kotabaru) sepanjang 75 meter dengan lebar 24 meter.

Di luar itu, juga dibangun jalan pendekat arah Batulicin sepanjang 1.500 meter, dan arah Kotabaru sepanjang 1.250 meter dengan lebar jalan 24 meter.

Kelanjutan proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat di pesisir Kalimantan Selatan.

Hutama Karya, yang bertindak sebagai pemimpin konsorsium, telah menandatangani kontrak resmi untuk membangun infrastruktur vital ini.

Jembatan ini dirancang dengan struktur cable stayed yang memiliki panjang lebih dari 1 kilometer.

Kehadirannya diharapkan menjadi solusi akses darat yang andal dan aman guna memperlancar arus logistik serta memacu geliat ekonomi antarwilayah.

Dalam pelaksanaan pengerjaannya, pihak kontraktor berkomitmen untuk mengedepankan profesionalisme tinggi. Fokus utama pembangunan akan terletak pada ketepatan waktu, kualitas struktur, serta standar keselamatan kerja yang ketat.

Infrastruktur ini digadang-gadang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan menjadi pendorong utama percepatan pembangunan daerah di pesisir Kalimantan Selatan.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#pp #kotabaru #kalsel #tanah bumbu #jembatan penghubung #HK