Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Senin pagi, tercatat sebanyak 51 rumah warga terdampak. Selain rumah tinggal, angin kencang juga merusak empat gudang kayu, satu bangunan sekolah, serta satu mushola.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M Yohan, mengatakan kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh hembusan angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar warga masih terlelap tidur.
“Objek terdampak meliputi rumah tinggal, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta gudang. Dugaan sementara penyebabnya adalah angin kencang,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Kali Baru, Semper Timur, dan Cilincing. Dari ketiga wilayah tersebut, Kelurahan Kali Baru menjadi lokasi dengan jumlah kerusakan paling banyak.
BPBD DKI Jakarta bersama unsur terkait telah melakukan pendataan serta penanganan awal di lokasi kejadian. Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Uways Alqadrie