Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Minimalisir Data Ganda, KPU dan Bawaslu Kaltim Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bayu Rolles • Jumat, 27 Februari 2026 | 20:54 WIB

Rapat koordinasi pembenahan teknis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kaltim. (Ist)
Rapat koordinasi pembenahan teknis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kaltim. (Ist)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Data pemilih tak pernah konstan. Statistiknya bergerak mengikuti kelahiran, kematian, perpindahan domisili, hingga perubahan status administrasi. Karena itu, lembaga penyelenggara pemilu terus memugar teknis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar tersajikan lebih akurat dan presisi.

Di Kaltim, KPU dan Bawaslu tingkat provinsi kembali duduk bersama, berkoordinasi dan membenahi alur serta celah dalam pelaksanaan PDPB, Kamis, 26 Februari 2026.

Komisioner KPU Kaltim, Suardi, menjelaskan data pemilih yang diolah bersumber dari KPU RI. Data itu sudah disinkronkan dengan informasi kependudukan dan pencatatan sipil dari pemerintah.

Baca Juga: KPU Kaltim Paparkan Aturan Baru PAW, Proses Kini Lebih Ketat dan Tertib

Usai sinkronisasi itu, barulah data diproses di divisi yang diketuainya: Divisi perencanaan, data, dan informasi KPU Kaltim. Secara prosedural, kata dia, KPU RI menerima pembaruan data itu secara berkala, dua kali dalam setahun. Dan ketika data itu turun ke kabupaten/kota proses PDPB berjalan lebih intens. "Di kabupaten/kota berjalan empat kali dalam setahun," terangnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung, mengingatkan agar setiap perbedaan angka atau potensi masalah dapat diselesaikan di tingkat paling dasar, di kabupaten/kota. Ketelitian dan ketepatan, katanya, menjadi kunci menjaga kualitas daftar pemilih. "Jangan menunggu membesar dan menjadi temuan di level provinsi atau bahkan nasional," ucap Galeh.

Beberapa titik rawan pun diakui masih membayangi. Seperti data ganda akibat perpindahan domisili, pemilih yang statusnya masih tertangguhkan, hingga kendala teknis dalam penginputan melalui Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih).(*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#kpu kaltim #Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan #bawaslu kaltim #daftar pemilih