Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Netanyahu Perluas Operasi Militer di Lebanon, Situasi Perbatasan Memanas

Ilmidza • Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB
Operasi militer di Lebanon.
Operasi militer di Lebanon.

KALTIMPOST.ID, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memerintahkan perluasan operasi militer di wilayah Lebanon Selatan, yang kembali meningkatkan eskalasi konflik di kawasan perbatasan.

Langkah tersebut dilakukan di tengah intensitas pertempuran yang masih tinggi antara militer Israel dan kelompok Hizbullah. Operasi terbaru disebut mencakup perluasan wilayah gerak pasukan darat Israel ke sejumlah titik strategis di Lebanon bagian selatan.

Menurut laporan, pasukan Israel juga berupaya memperkuat kendali di area-area yang dianggap memiliki nilai strategis untuk mengurangi ancaman serangan lintas perbatasan. Beberapa wilayah bahkan dilaporkan menjadi sasaran perebutan posisi dalam operasi darat yang lebih luas.

Situasi ini terjadi meski sebelumnya sempat ada upaya gencatan senjata dan pembicaraan diplomatik untuk meredakan ketegangan. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa konflik di lapangan masih terus berlanjut.

Pihak Israel menyebut perluasan operasi ini sebagai bagian dari strategi keamanan untuk melindungi wilayah utara mereka dari serangan roket dan drone. Sementara itu, kondisi di Lebanon selatan dilaporkan semakin tidak stabil akibat intensitas operasi militer yang meningkat.

Sejumlah laporan internasional menyebutkan bahwa eskalasi ini juga memicu kekhawatiran global, karena berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah yang sebelumnya sudah tegang.

Hingga kini, situasi di perbatasan Israel–Lebanon masih terus berkembang dengan dinamika militer yang tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Editor : Ilmidza
#operasi militer Amerika Serikat #netanyahu