KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Peta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Kalimantan Timur tak lagi didominasi kota-kota besar semata. Pada Desember 2025, sejumlah daerah justru tampil sebagai magnet baru tujuan perjalanan, dengan laju pertumbuhan yang melesat dibandingkan tahun sebelumnya.
Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim Ariyanti Cahyaningsih memaparkan, jika dirinci berdasarkan kabupaten/kota tujuan, maka pada Desember 2025 pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara tertinggi dibandingkan dengan Desember 2024 adalah perjalanan menuju Bontang 17,74 persen. Kenaikan itu menjadi yang paling tinggi secara tahunan untuk periode bulan tersebut.
Selain Bontang, beberapa daerah lain juga mencatat pertumbuhan positif. "Berau tumbuh 16,82 persen, Kutai Barat 9,85 persen, Mahakam Ulu 9,11 persen, Paser 5,25 persen, Balikpapan 1,98 persen, dan Samarinda 1,85 persen," jelasnya.
Sebaliknya, terdapat daerah yang mengalami kontraksi perjalanan wisnus, yakni Penajam Paser Utara turun 7,60 persen, Kutai Kartanegara turun 5,93 persen, serta Kutai Timur turun 2,29 persen.
Secara kumulatif sepanjang Januari-Desember 2025, tren pertumbuhan makin terlihat jelas. Berdasarkan daerah tujuan, Paser tercatat menjadi kabupaten dengan pertumbuhan jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Januari-Desember 2025, yaitu sebesar 44,94 persen. Angka yang menempatkan Paser sebagai daerah dengan akselerasi kunjungan paling signifikan selama setahun terakhir.
Selanjutnya, pertumbuhan juga terjadi di Bontang sebesar 34,38 persen, Berau 33,08 persen, Kutai Kartanegara 31,33 persen, Samarinda 28,37 persen, Balikpapan 27,50 persen, Penajam Paser Utara 25,08 persen, Kutai Barat 20,68 persen, dan Kutai Timur 19,33 persen. Sementara itu, satu-satunya kabupaten yang mengalami penurunan perjalanan wisnus secara kumulatif adalah Mahakam Ulu, yakni 4,02 persen.
Editor : Muhammad Ridhuan