Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kasus DBD di Tanjung Laut Indah Meningkat, Gencarkan Jumat Bersih dan Imbau Warga Waspada

Adhiel kundhara • Senin, 9 Maret 2026 | 17:39 WIB

Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Puskesmas Bontang Selatan I akan berkoordinasi untuk penanganan fokus terhadap wilayah yang ada kasus DBD. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Puskesmas Bontang Selatan I akan berkoordinasi untuk penanganan fokus terhadap wilayah yang ada kasus DBD. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang, menjadi perhatian. Pada Februari 2026 tercatat lima kasus positif DBD yang ditemukan di lingkungan warga.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah, menegaskan pihak kelurahan akan meningkatkan upaya pencegahan dengan menggencarkan kebersihan lingkungan serta koordinasi dengan pihak kesehatan.

“Terkait kasus DBD, dari pihak kelurahan akan lebih intens menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para ketua RT, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan,” kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan, langkah pencegahan menjadi penting mengingat saat ini masih berada pada musim penghujan yang berpotensi meningkatkan perkembangan nyamuk penyebab DBD.

Menurutnya, wilayah Tanjung Laut Indah memiliki karakteristik pesisir serta sebagian area rawa yang membuat potensi penyebaran nyamuk lebih tinggi jika tidak diimbangi dengan kebersihan lingkungan yang baik.

“Apalagi sekarang musim penghujan. Kami terus mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi DBD dan rutin membersihkan lingkungan sekitar,” ucapnya.

Meski saat ini memasuki bulan Ramadan, kegiatan kerja bakti lingkungan tetap dilaksanakan oleh kelurahan bersama masyarakat. Program rutin Jumat Bersih disebut tetap berjalan seperti biasa.

Ardiansyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya konkret untuk mengurangi potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Untuk kegiatan Jumat Bersih tetap berjalan. Jumat kemarin kami juga melaksanakan kerja bakti di sekitar Pasar Rawa Indah,” tutur dia.

Kelurahan juga melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki kondisi lingkungan kurang bersih atau rawan genangan air. Area tersebut menjadi prioritas dalam kegiatan kebersihan bersama.

“Kami menyasar wilayah-wilayah yang terlihat agak kumuh atau berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk. Itu yang kami fokuskan dalam kegiatan Jumat Bersih,” terangnya.

Selain upaya kebersihan lingkungan, pihak kelurahan juga akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terjadi peningkatan kasus DBD.

Pemetaan ini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran, terutama di wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Nanti kami juga koordinasi dengan puskesmas untuk memetakan wilayah RT mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus terkait penanganan DBD,” sebutnya.

Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran DBD dengan menerapkan pola hidup bersih serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.

“Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Kalau lingkungan bersih dan tidak ada genangan air, tentu potensi berkembangnya nyamuk juga bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Tanjung Laut Indah #Kota Bontang #kasus dbd