Peringati Sumpah Pemuda, Dialog Senator Kaltim Buka Ruang Aspirasi Generasi Muda

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Krisis lingkungan, akses pendidikan, hingga kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan menjadi sejumlah persoalan yang ingin disuarakan generasi muda Kaltim.
Aspirasi tersebut bakal dibahas dalam Dialog Publik Senator Kaltim bertema Sumpah Pemuda, Sejarah Kita, dan Suara Muda untuk Masa Depan Kaltim, yang dijadwalkan pada Rabu 28 Oktober 2026.
Youth leader Nasywa Azizah atau Aca menilai, generasi muda memiliki kreativitas dan kepedulian terhadap persoalan daerah. Namun, diperlukan ruang inklusif agar keresahan mereka dapat tersampaikan dan menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
“Memaknai Sumpah Pemuda hari ini berarti merawat akar sejarah sekaligus berani melangkah ke depan,” ujar mahasiswa Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman itu.
Ketua komunitas World Cleanup Day (WCD) Samarinda tersebut menyoroti sejumlah isu yang dekat dengan kehidupan anak muda. Mulai dari krisis lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kualitas dan akses pendidikan, hingga kebutuhan ruang aman dari kekerasan berbasis gender (KBG) di lingkungan pendidikan.
“Kami mendesak agar suara dan potensi generasi muda benar-benar didengar serta diakomodasi oleh para pemangku kebijakan,” tegasnya.
Aca akan menjadi salah satu narasumber sekaligus pemandu acara bersama sejarawan publik Muhammad Sarip. Forum yang digelar melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda dan Lasaloka-KSB ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Aspirasi generasi muda diharapkan dapat menjangkau pemangku kebijakan, termasuk wakil daerah di tingkat nasional. Karena itu, dialog tersebut menghadirkan Aji Mirni Mawarni, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sekaligus anggota MPR RI dari daerah pemilihan Kaltim.
Melalui pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda diharapkan mendapat perhatian dalam proses perumusan kebijakan publik. Selain isu lingkungan dan pendidikan, forum ini juga akan membuka ruang diskusi mengenai identitas lokal serta arah pembangunan Kaltim.
Plt Sekretaris Disdikbud Samarinda Barlin Hady Kesuma dan pekerja industri kreatif Paramitha Putri Hidayat turut dijadwalkan menjadi narasumber.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




