KALTIMPOST.ID, Setiap tanggal 3 Januari, Indonesia memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama (HAB Kemenag). Artikel ini menyematkan tema dan link logo Hari Amal Bakti Kemenag Ke 80 tahun 2026.
Peringatan HAB Kemenag merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah panjang pelayanan Kementerian Agama kepada umat.
Tahun 2026 ini menandai Hari Amal Bakti Kemenag Ke 80 yang menegaskan komitmen Kemenag dalam membangun kerukunan serta sinergi di tengah masyarakat.
Sejarah Hari Amal Bakti Kemenag RI
Sejarah Kementerian Agama Indonesia berakar dari usulan pembentukan Departemen Agama pertama kali oleh Muhammad Yamin dalam Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) pada 11 Juli 1945.
Usulan ini kemudian diperkuat kembali dalam Sidang Pleno KNIP pada 25–27 November 1945 oleh utusan KNI Banyumas, yakni K.H. Abu Dardiri, K.H.M. Saleh Suaidy, dan M. Sukoso Wirjosaputro.
Sidang KNIP secara aklamasi menyetujui pendirian Departemen Agama dengan nama resmi Kementerian Agama.
Berdasarkan Penetapan Menteri Agama Nomor 6 Tahun 1956, tanggal 3 Januari 1946 ditetapkan sebagai hari lahirnya Departemen Agama.
Seiring berjalannya waktu, penamaan peringatan ini diubah menjadi Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia pada 3 Januari 1980.
Tujuan utama HAB adalah mendorong seluruh jajaran Kemenag untuk terus menebar amal bhakti, melayani umat, dan membimbing kehidupan beragama di Indonesia secara adil dan harmonis.
Tema Hari Amal Bakti Kemenag 2026
Baca Juga: Link Logo Hari Bakti PU Ke 80 Resmi Beserta Tema dan Makna
Merayakan peringatan tahun ini, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 39 Tahun 2026, Kemenag menetapkan tema Hari Amal Bakti Kemenag Ke 80 yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
Tema HAB Kemenag 2026 ini menjadi panduan bagi seluruh insan Kementerian Agama agar terus membangun kerukunan, memperkuat sinergi, dan menghadirkan pelayanan publik yang optimal.
Logo Hari Amal Bakti Kemenag
Logo Hari Amal Bakti Kemenag 2026 hadir dengan desain yang simbolik dan penuh makna, menggunakan warna hijau dan kuning cerah.
Logo peringatan istimewa ini dapat diunduh melalui link logo Hari Amal Bakti Kemenag 2026 berikut: Logo HAB Kemenag Ke 80
Setiap elemen dalam Logo Hari Amal Bakti Kemenag Ke 80 ini mewakili nilai-nilai penting yang dijunjung Kemenag:
- Warna Hijau: Merujuk pada identitas Kemenag, melambangkan kedamaian, kesejukan, kesuburan, keseimbangan, serta nilai moderasi beragama yang adil dan toleran.
- Warna Kuning Cerah: Simbol optimisme, semangat perubahan, dan sinergi positif untuk membangun Indonesia yang damai serta maju.
Selain warna, elemen visual dalam logo juga sarat makna:
- Angka 80: Bentuk simetris dan melingkar menandakan kesatuan, kesinambungan, dan keharmonisan.
- Tiga daun: Muncul dari angka 8 dan 0, melambangkan kesinambungan nilai, agama, alam, dan manusia.
- Lingkaran kuning dalam angka 0: Merepresentasikan matahari atau cahaya, simbol energi positif, harapan, dan masa depan cerah.
HAB Kemenag ke-80 bukan sekadar peringatan seremonial. Sejarah, tema, dan logo yang diusung membawa pesan penting tentang kerukunan, sinergi, dan pelayanan yang berkelanjutan. (*)
Editor : Almasrifah