Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dinkes Samarinda Awasi Takjil Ramadan, Sampel Makanan di GOR Segiri Dinyatakan Aman

Denny Saputra • Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05 WIB

 

WASPADAI: Tim Dinkes Samarinda melakukan pengecekan sejumlah lapak jualan takjil di Wisata Belanja Ramadan Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda, beberapa waktu lalu.
WASPADAI: Tim Dinkes Samarinda melakukan pengecekan sejumlah lapak jualan takjil di Wisata Belanja Ramadan Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda, beberapa waktu lalu.
 

SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melakukan pengawasan terhadap takjil yang beredar selama Ramadan. Pengawasan menyasar titik-titik Pasar Ramadan di seluruh wilayah kota melalui puskesmas setempat. Salah satu kegiatan dilakukan di Wisata Belanja Ramadan, Lapangan Parkir GOR Segiri, Kecamatan Samarinda Kota Rabu (25/2), bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda dan instansi terkait.

Kepala Dinkes Samarinda dr. Ismid Kusasih menjelaskan peran pihaknya adalah melakukan pengawasan keamanan pangan untuk mencegah penyakit dan keracunan akibat bahan berbahaya maupun perilaku penjamah yang tidak higienis. Sebelumnya, penyuluhan kepada penjual telah digelar bersama pengelola GOR pada 13 Februari 2026.

“Pengawasan ini juga dilakukan seluruh puskesmas di wilayah kerja masing-masing selama Ramadan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/2).

Dia menerangkan, pengambilan sampel dilakukan secara acak berdasarkan jenis makanan dan tingkat risiko keamanan pangan, baik dari aspek fisik, kimia, maupun mikrobiologi. Khusus di GOR Segiri, tim mengambil 11 sampel makanan dari pedagang berbeda. “Semua sampel yang diperiksa memenuhi syarat,” terangnya.

Ismid menjelaskan, bagi masyarakat yang menemukan dugaan makanan basi atau tidak sehat dapat melapor ke puskesmas di wilayah masing-masing sebagai leading sector Dinkes. Kanal ini dibuka untuk memastikan respons cepat jika terjadi keluhan keracunan atau gangguan kesehatan.

“Silakan lapor ke puskesmas terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.

Pengawasan takjil, lanjut dia, menjadi agenda rutin setiap Ramadan di seluruh wilayah kerja puskesmas. Selain pengawasan, edukasi juga terus ditekankan kepada pedagang dan masyarakat. Uji organoleptik seperti melihat warna, mencium bau, dan mengecek tekstur menjadi indikator awal, sebelum diperkuat dengan uji kimia dan mikrobiologi.

“Jaga keamanan pangan untuk keluarga dengan bijak memilih makanan. Terapkan lima kunci keamanan pangan yakni jaga kebersihan, pisahkan pangan matang dan mentah, masak dengan benar, simpan pada suhu aman, dan gunakan air yang aman,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#bpom #GOR Segiri #Dinkes Samarinda #dinas kesehatan #pasar ramadan