KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Perumdam Tirta Kencana Samarinda yang dirangkai dengan halal bihalal pasca-Lebaran, Senin (30/3). Momentum ini menjadi cara penguatan komitmen pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus solidaritas antara jajaran direksi, dewan pengawas, dan seluruh karyawan Perumdam Tirta Kencana. "Kegiatan ini untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas seluruh jajaran, agar pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya, Senin (30/3).
Capaian layanan air bersih di Samarinda saat ini telah mencapai 84 persen dari target 100 persen. Pemkot menargetkan cakupan penuh dapat terealisasi pada 2029 mendatang. "Insyaallah 2029 bisa tercapai 100 persen. Mohon doa dari masyarakat," kata Andi Harun.
Andi Harun juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Perumdam Tirta Kencana yang dinilai terus menunjukkan tren positif, meski masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah kualitas sumber air baku yang berasal dari sungai, sehingga membutuhkan perawatan dan pengelolaan yang lebih intensif dibandingkan daerah yang memiliki sumber air pegunungan. "Kalau terjadi kekeruhan atau gangguan layanan, itu umumnya karena proses pemeliharaan seperti pengurasan. Tapi kami optimistis ke depan bisa terus diperbaiki," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Perumdam Tirta Kencana juga menyalurkan bantuan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
AH menilai, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan dengan lembaga kemanusiaan yang memiliki peran penting, khususnya dalam penyediaan darah untuk kebutuhan medis. "PMI memiliki tugas mulia, dan bantuan ini bagian dari penguatan kemitraan serta dukungan terhadap kerja-kerja kemanusiaan," pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A