Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kematian Bos Kartel Picu Kericuhan Besar di Meksiko, Lig

Ari Arief • Senin, 23 Februari 2026 | 11:45 WIB

Tentara Meksiko saat menghadapi kartel di negara tersebut.
Tentara Meksiko saat menghadapi kartel di negara tersebut.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Gelombang kekerasan yang dipicu oleh tewasnya pemimpin kartel narkoba paling berpengaruh di Meksiko memaksa otoritas setempat menunda empat pertandingan sepak bola pada Minggu (22/2/2026). Insiden ini terjadi setelah operasi militer berhasil melumpuhkan gembong narkoba di wilayah yang berdekatan dengan Guadalajara, salah satu kota penyelenggara Piala Dunia mendatang.

Pertandingan yang Terdampak

Kejadian ini berdampak terhadap keamanan penyelenggaraan kegiatan bertajuk olahraga, dan menjadi alasan utama di balik pembatalan sejumlah laga krusial, di antaranya, liga putra, duel papan atas antara Queretaro melawan Juarez FC resmi ditangguhkan. Liga putri, pertandingan akbar (superclásico) yang mempertemukan Chivas vs America juga batal digelar, dan dua laga lainnya di kasta kedua sepak bola Meksiko turut terkena dampak serupa.

Baca Juga: Meksiko Lumpuh Diserang Geng Kartel Narkoba, Diduga Aksi Balasan Usai Kematian Bos El Mencho

Meski demikian, hingga saat ini Federasi Sepak Bola Meksiko belum memberikan pernyataan resmi terkait nasib laga persahabatan antara Timnas Meksiko melawan Islandia yang dijadwalkan berlangsung Kamis (26/2/2026) di Queretaro.

Pemicu Kekacauan Tewasnya "El Mencho"

Ketegangan meningkat menyusul tewasnya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan julukan El Mencho. Pemimpin Kartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) tersebut dilaporkan terluka dalam penyergapan di Tapalpa, Jalisco, dan mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan udara menuju Mexico City.

Menurut laporan yang dikutip dari ESPN, kematian El Mencho langsung direspons oleh para pengikutnya dengan aksi anarkis. Anggota kartel melakukan pemblokiran jalan dan pembakaran kendaraan di hampir 12 negara bagian Meksiko sebagai bentuk perlawanan.

Baca Juga: Nodai Institusi, Kapolri Geram Oknum Brimob di Maluku Tewaskan Pelajar dengan Helm Taktis

Sorotan pada Kesiapan Piala Dunia

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena Guadalajara dijadwalkan menggelar empat laga Piala Dunia pada Juni mendatang. Kota ini rencananya akan menyambut tim-tim besar seperti Korea Selatan, Spanyol, Uruguay, dan Kolombia. Sebagai informasi, CJNG merupakan organisasi kriminal dengan kekuatan sekitar 19.000 anggota dan telah dikategorikan sebagai organisasi teroris asing oleh pemerintah Amerika Serikat.

Nasib Turnamen Lainnya

Berbeda dengan sepak bola, ajang tenis ATP Mexican Open yang digelar di Acapulco tetap berjalan sesuai rencana. Penyelenggara memastikan turnamen di GNP Arena tersebut akan dimulai pada Senin (23/2/2026) waktu setempat tanpa perubahan jadwal.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#meksiko #insiden #kartel #sepak bola