Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tepis Isu Pungutan, Ketua Forum PPM Kaltim Tegaskan Berbagi Ramadan Adalah Program Rutin Perusahaan Tambang

Eko Pralistio • Minggu, 8 Maret 2026 | 16:19 WIB

Partisipasi perusahaan dalam kegiatan berbagi takjil di halaman Kantor Gubernur Kaltim, berupa penyediaan takjil diklaim dikelola secara mandiri, bagian dari program community development tahunan.
Partisipasi perusahaan dalam kegiatan berbagi takjil di halaman Kantor Gubernur Kaltim, berupa penyediaan takjil diklaim dikelola secara mandiri, bagian dari program community development tahunan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Ajakan berbagi takjil dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur kepada Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba, diklarifikasi.

Surat edaran tertanggal 3 Maret 2026 itu memunculkan anggapan bahwa Pemprov Kaltim meminta sumbangan dana kepada perusahaan tambang untuk kegiatan pembagian takjil di halaman kantor Gubernur Kaltim pada 11 Maret mendatang.

Ketua Forum PPM Minerba Kaltim Muslim Gunawan mengatakan, bahwa program berbagi selama Ramadan memang sudah menjadi agenda rutin perusahaan tambang melalui program community development atau pengembangan masyarakat.

Muslim yang juga menjabat Community Development Second Head di PT Multi Harapan Utama (MHU) itu menjelaskan, bahwa setiap perusahaan biasanya memiliki berbagai kegiatan sosial selama Ramadan.

Baca Juga: Beredar Surat Permintaan Dana ke Perusahaan Tambang Untuk Bagi-Bagi Takjil di Kantor Gubernur, Ini Penjelasan Dinas ESDM Kaltim

“Program Ramadan itu macam-macam. Ada berbagi takjil, bantuan sembako untuk fakir miskin, dukungan kegiatan keagamaan di desa, sampai kegiatan di tingkat kecamatan dan kabupaten,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Menurut dia, kegiatan sosial tersebut selama ini lebih banyak dilakukan oleh masing-masing perusahaan di wilayah operasional mereka, seperti di desa atau kabupaten. Adapun kegiatan yang melibatkan Forum PPM di tingkat provinsi baru dilakukan tahun ini.

“Kalau di desa atau kabupaten biasanya per-perusahaan masing-masing. Untuk yang di provinsi ini memang baru, karena kami berada di level provinsi,” kata Muslim.

Dalam kegiatan berbagi takjil di Samarinda yang dijadwalkan pada 11 Maret mendatang di Kantor Gubernur Kaltim, Muslim menegaskan perusahaan tidak memberikan dana kepada pemerintah daerah. Perusahaan hanya menyiapkan takjil yang mereka kelola secara mandiri.

Baca Juga: Sindir Mobil Dinas Pemprov Kaltim Rp 8,5 M, Baharuddin Demmu: Pemerintah Harusnya Izin Rakyat Sebelum Beli Barang Mewah!

“Bukan berupa dana. Kami menyiapkan takjil sendiri. Jadi bukan menyerahkan uang ke pemerintah. Hanya kami mengikuti waktu dan tempatnya yang bersamaan," imbuhnya.

Muslim menambahkan, dalam program PPM atau community development, perusahaan memang kerap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan sosial. Biasanya kerja sama tersebut diawali dengan surat atau ajakan dari instansi pemerintah.

Nah, ajakan dari Dinas ESDM Kaltim untuk menyelaraskan kegiatan berbagi takjil bukan hal yang janggal, mengingat instansi tersebut menjadi mitra pemerintah yang berkaitan langsung dengan sektor pertambangan. “ESDM itu seperti induk kami di sektor ini. Jadi kalau ada ajakan untuk kegiatan sosial, apalagi di bulan Ramadan, kami tentu menyambut baik,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bagi-bagi takjil #Kantor Gubernur Kaltim #kaltim #Forum PPM Minerba