Dalam berbagai riwayat, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa pada hari-hari terakhir Ramadhan. Doa-doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar amal ibadah selama Ramadhan diterima serta memohon kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadhan di tahun berikutnya.
Salah satu doa yang sering diamalkan pada akhir Ramadhan adalah doa agar puasa yang dijalankan tidak menjadi yang terakhir dalam hidup seseorang.
Doa Akhir Ramadhan
اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَلاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا
Allahumma la taj’alhu akhiral ‘ahdi min shiyamina iyyahu, fa in ja‘altahu faj‘alni marhuman wa la taj‘alni mahruman.
Artinya:
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan Ramadhan ini sebagai puasa terakhir dalam hidup kami. Jika Engkau menakdirkannya demikian, maka jadikanlah kami termasuk orang yang Engkau rahmati dan jangan jadikan kami termasuk orang yang terhalang dari rahmat-Mu.”
Doa ini diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah. Dalam beberapa penjelasan ulama disebutkan bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut di hari-hari terakhir Ramadhan akan memperoleh kebaikan, baik dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya maupun mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memanjatkan doa agar diberi kesempatan kembali berjumpa dengan bulan suci Ramadhan pada tahun mendatang.
Doa Agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadhan
اَللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِيْ رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلًا
Allahumma sallimni ila Ramadhan wa sallim li Ramadhan wa tasallamhu minni mutaqabbala.
Baca Juga: Inka Andestha Jadi Sorotan usai Dikaitkan dengan Pratama Arhan, Siapa Dia?
Artinya:
“Ya Allah, sampaikanlah aku hingga bertemu dengan Ramadhan, sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku di dalamnya.”
Tak hanya itu, doa agar seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan puasa diterima juga menjadi amalan yang dianjurkan.
Doa Memohon Amal Ibadah Diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَرُكُوعَنَا وَسُجُودَنَا وَتِلَاوَتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbana taqabbal minna shiyamana wa qiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa tilawatana innaka antas sami‘ul ‘alim.
Artinya:
“Wahai Tuhan kami, terimalah puasa kami, salat kami, rukuk kami, sujud kami dan bacaan Al-Qur’an kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Dengan berakhirnya Ramadhan, umat Islam juga bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri. Momentum tersebut menjadi waktu untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan dengan keluarga serta sesama.
Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilakukan selama bulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT dan umat Islam kembali dipertemukan dengan Ramadhan di tahun yang akan datang.
Editor : Uways Alqadrie