KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda mulai melakukan perombakan besar menjelang musim 2026-2027. Satu per satu pemain resmi meninggalkan klub, ditandai dengan unggahan ucapan terima kasih di akun Instagram resmi Pesut Etam.
Gelombang perpisahan dimulai pada Senin (8/6). Empat pemain lebih dulu dilepas, yakni Syahrul Tisna, Ahmad Agung, M Khanafi, dan Mohamed Anez. Tak lama kemudian, Ikhsanul Zikrak, Daffa Fasya, Ardi Idrus, Alfharezzi Buffon, serta Christophe Nduwarugira juga diumumkan berpisah dengan klub.
Masih pada hari yang sama, Borneo FC kembali mengumumkan kepergian tiga pemain lainnya, yakni Cleylton Santos, Kaio Nunes, dan Koldo Obieta.
Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi BGN, BEM Unair Galang Petisi Stop Program Makan Bergizi Gratis
Puncaknya terjadi pada Selasa (9/6) saat gelandang asal Jepang, Kei Hirose, resmi mengakhiri kebersamaannya setelah lima musim membela Pesut Etam.
"Terima kasih Kei Hirose atas dedikasi dan segalanya yang sudah diberikan untuk Pesut Etam. Sukses di perjalanan baru, Manyala!" tulis Borneo FC dalam unggahan resminya.
Manajer Borneo FC Dandri Dauri menjelaskan, keputusan melepas sejumlah pemain merupakan bagian dari hasil evaluasi tim menghadapi musim baru.
"Ya, sama dengan tim lain yang juga melakukan persiapan. Yang pasti, perombakan adalah hal yang lumrah," ujarnya saat ditemui di Kantor KONI Kaltim, Selasa (9/6).
Sebelumnya, Borneo FC juga mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Fabio Lefundes beserta dua asistennya, Joao Pedro dan Vinicius Alves.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari suporter. Pasalnya, musim depan Borneo FC akan menghadapi jadwal padat dengan tampil di AFC Challenge League, ASEAN Club Championship (Shopee Cup), Super League, serta Piala Indonesia.
Meski demikian, Dandri meminta suporter tidak khawatir. Menurutnya, Borneo FC memiliki tim pencari bakat yang terbukti mampu menghadirkan pemain berkualitas, terutama legiun asing.
Ia mencontohkan keberhasilan Mariano Peralta yang dinobatkan sebagai pemain terbaik musim lalu. Sebelumnya, ada pula Matheus Pato yang menjadi idola publik Samarinda berkat performa impresifnya.
Baca Juga: Anderiy Mulai Ngantor di KONI Kaltim, SIWO PWI Kecewa Tak Terakomodasi
"Pokoknya jangan khawatir. Pemain dan pelatih baru, kita tunggu pengumuman dari website dan media sosial resmi klub," tegasnya.
Terkait rumor Mariano Peralta yang dikaitkan dengan Persija Jakarta, Dandri menilai hal tersebut bukan persoalan besar. Manajemen, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kekuatan tim.
"Kehilangan idola itu biasa, begitu dinamikanya. Borneo akan menjawabnya dengan prestasi," pungkasnya. (*)