Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kelas Batik di Aula Dekranasda Kutai Barat, Goresan Kearifan Lokal yang Berjuta Warna

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:27 WIB

PESERTA: Peserta pelatihan saat mengores motif batik menggunakan canting yang berisi malam di atas kain.
PESERTA: Peserta pelatihan saat mengores motif batik menggunakan canting yang berisi malam di atas kain.

SENDAWAR – Suasana hening berubah syahdu saat canting berisi malam mulai menari di atas kain putih. Jari-jari peserta pelatihan dengan hati-hati menggores pola, menciptakan motif batik yang terinspirasi dari flora, fauna, dan budaya khas Kutai Barat. Seolah sedang melukis mimpi, tiap goresan menghadirkan corak yang sarat makna dan warna.

Itulah suasana kelas batik yang digelar di Aula Deskranada Kutai Barat, Jumat (3/9/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh PT Bharinto Ekatama (PT BEK) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranada) Kutai Barat.

Salah satu peserta, Atika Maitimu, mengaku awalnya sempat gugup ketika mencoba membatik. “Tangan gemetar, agak takut-takut. Tapi di sini kami diberi kesempatan untuk menuangkan imajinasi melalui batik,” ujarnya kepada kaltimpost.id.

Baca Juga: Tinjau Proyek Jalan di Karangan, DPRD Kubar Minta DPUPR Perketat Pengawasan

Atika berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas pelatihan, melainkan dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan hingga terbentuk rumah produksi khusus batik tulis khas Kutai Barat. “Terima kasih banyak kepada PT BEK, Deskranada, Pemkab Kubar, dan instruktur batik. Semoga ke depan ada ruang lebih besar bagi kami untuk mengembangkan karya,” tambahnya.

Pelatihan ini juga menghadirkan sesi pewarnaan dengan teknik colet atau kuasan, metode yang digunakan untuk memberi warna pada bagian tertentu kain sekaligus menciptakan variasi dalam satu lembar batik.

Kehadiran kelas batik ini bukan sekadar melestarikan seni tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi lahirnya produk khas daerah yang dapat menjadi kebanggaan serta penggerak ekonomi kreatif di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Editor : Muhammad Ridhuan
#ekonomi kreatif #batik #dekranasda #PT BEK #Kutai Barat