Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tenggelam saat Mencuci di Tepi Mahakam, Warga Samarinda Ditemukan Tak Bernyawa di Loa Kulu.

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB
EVAKUASI: Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Johansyah yang tenggelam tiga hari lalu di Sungai Mahakam. (IST)
EVAKUASI: Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Johansyah yang tenggelam tiga hari lalu di Sungai Mahakam. (IST)

 

TENGGARONG – Johansyah (54), warga Samarinda yang dilaporkan hilang di Sungai Mahakam, ditemukan meninggal dunia, Sabtu (16/5/2026). Jasad korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar 893 meter dari titik awal diduga tenggelam, Desa Loa Kulu Kota, Kukar.

Korban terakhir terlihat Kamis (14/5/2026) sore saat mencuci pakaian di kawasan Pasiran. Setelah tak kunjung pulang, keluarga dan warga mencari ke lokasi. Di tepi sungai, mereka hanya menemukan sandal dan pakaian cucian milik korban.

Kecurigaan korban terseret arus langsung ditindaklanjuti. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kukar, Pos SAR Samarinda, polisi, relawan, dan warga melakukan penyisiran sejak pagi hari berikutnya.

Pencarian terkendala arus Sungai Mahakam yang cukup deras. Baru pada hari ketiga, petugas menemukan jasad Johansyah tidak jauh dari lokasi awal. “Korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian tiga hari,” kata Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata.

Johansyah tercatat beralamat di Jalan S Riyadi Gang 4, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Operasi SAR kemudian dihentikan.

Peristiwa ini kembali menambah daftar kecelakaan di Sungai Mahakam. Petugas mengimbau warga lebih waspada saat beraktivitas di tepi sungai, terutama saat arus deras dan jika dilakukan seorang diri. (*)

Editor : Sukri Sikki
#warga samarinda #sungai mahakam #tenggelam