KALTIMPOST.ID, MALANG – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan muda di Kota Malang menjadi perhatian publik setelah video keluarga korban mendatangi rumah terduga pelaku viral di media sosial.
Korban berinisial C (18) kini resmi melapor ke Polresta Malang Kota didampingi ibunya, Eva Rosalina, Kamis (28/5). Sang ibu meminta aparat segera memproses hukum dan menangkap pelaku yang diduga merupakan teman korban sendiri.
Baca Juga: Purbaya Sebut Dirinya Mirip Nabi Yusuf: “Kayak Saya Rupanya”, Usai Dengar Khutbah Idul Adha
Eva mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut dua hari setelah kejadian. Saat itu putrinya menangis dan meminta dipulangkan ke Karawang, Jawa Barat, tempat ibunya tinggal.
Menurut penuturan korban kepada keluarga, peristiwa itu bermula saat korban, pacarnya, dan terduga pelaku melakukan sesi pemotretan pakaian untuk kebutuhan jualan online pada Jumat malam (23/5). Setelah kegiatan selesai dini hari, pelaku sempat pulang bersama pacar korban.
Namun beberapa saat kemudian, pelaku kembali menghubungi korban melalui pesan media sosial dengan alasan ada barang miliknya yang tertinggal di rumah. Korban kemudian mempersilakan pelaku mengambil barang tersebut.
Tak lama setelah itu, korban mengaku terkejut saat mengetahui pelaku sudah berada di dalam kamar ketika dirinya sedang beristirahat. Dugaan tindak kekerasan seksual itu disebut terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari.
Keesokan harinya, korban menceritakan kejadian tersebut kepada sang pacar. Persoalan itu kemudian memicu kedatangan sejumlah pihak ke rumah terduga pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, sebagaimana video yang ramai beredar di media sosial.
Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polresta Malang Kota. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi terkait dugaan tindak pidana tersebut.
Editor : Uways Alqadrie