Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kaltim Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Internasional 2025, Gubernur Rudy: Ini Bekal Menuju Indonesia Emas

M Hafiz Alfaruqi • Kamis, 17 Juli 2025 | 21:02 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (ketiga kiri) menghadiri pembukaan 2nd  East Borneo International Championship 2025 yang berlangsung di GOR Segiri Samarinda kemarin (17/7).
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (ketiga kiri) menghadiri pembukaan 2nd East Borneo International Championship 2025 yang berlangsung di GOR Segiri Samarinda kemarin (17/7).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional melalui penyelenggaraan kejuaraan taekwondo bertajuk 2nd East Borneo International Championship 2025.

Kejuaraan bergengsi ini berlangsung di GOR Segiri, Samarinda. Diikuti 920 atlet dari 15 provinsi di Indonesia serta peserta dari Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina. Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan ajang ini. Yang dinilai bukan hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet berkelas dunia.

“Taekwondo mengajarkan disiplin, keberanian, dan pengendalian diri. Ini bekal penting untuk generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Rudy saat membuka acara.

Ia juga menegaskan, kepercayaan menjadi tuan rumah menunjukkan Kaltim mampu menggelar event berskala internasional dan menjadi mitra strategis dunia olahraga. “Kejuaraan ini memperkuat kerja sama antarnegara dan menumbuhkan semangat persahabatan lewat olahraga,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Kaltim mendukung penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini serta pengembangan atlet taekwondo lokal agar mampu menembus level nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun, menyambut positif antusiasme peserta dalam ajang ini dan menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan menjadikan Samarinda sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya.

“Kita patut bersyukur, Samarinda kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan internasional ini. Dengan banyaknya peserta dan tingginya antusiasme, ini menjadi momentum untuk mencetak atlet taekwondo berprestasi," ungkap Wali Kota.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan usia dini dan banyaknya event sebagai dua kunci utama dalam melahirkan atlet hebat. “Olahraga tidak bisa tumbuh tanpa pembinaan yang berjenjang. Selain itu, event seperti ini harus terus diperbanyak sebagai ajang try out bagi atlet, agar semakin siap dalam menghadapi kompetisi lebih tinggi," tambahnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (TI) Letjen TNI Richard Tampubolon, turut hadir dalam kejuaraan ini. Ia menekankan bahwa ajang seperti ini merupakan bagian penting dalam pembibitan atlet nasional.

“Kita berharap dari ajang ini muncul bibit-bibit unggul yang kelak menjadi andalan Indonesia di ajang internasional. Kaltim memiliki potensi besar dan terbukti beberapa atletnya pernah masuk pelatnas," ujarnya.

Dari 920 atlet, sekitar 400 di antaranya berasal dari Kaltim. Menurut Ketua Pengprov TI Kaltim Aidin Subihartanto Hadi, kejuaraan ini mempertandingkan kategori prakadet, kadet, dan junior, baik untuk nomor kyorugi maupun poomsae.

"Ajang ini juga menjadi bagian dari talent scouting. Kami dari Pengprov TI Kaltim akan memantau atlet potensial untuk masuk pelatihan terpusat, bahkan diproyeksikan masuk pelatnas," kata Aidin.

Aidin juga mengakui bahwa kekuatan taekwondo Kaltim kini banyak bergeser ke jenjang junior, setelah sebelumnya beberapa atlet senior mulai pensiun. Kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi titik balik pembinaan yang lebih terstruktur. (*)

 

Editor : Ery Supriyadi
#event internasional #Rudy Masud #Indonesia Emas 2045 #kejuaraan taekwondo #pembinaan atlet