Dua ATM di Jalan Cendana Samarinda Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Dwi Restu A • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 15:29 WIB
DIBASATI: Dua mesin ATM di toko retail Indomaret Jalan Cendana, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, ditutupi terpal setelah beberapa jam sebelumnya jadi sasaran pelaku pembobolan.
DIBASATI: Dua mesin ATM di toko retail Indomaret Jalan Cendana, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, ditutupi terpal setelah beberapa jam sebelumnya jadi sasaran pelaku pembobolan.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dua unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terletak di salah satu retail modern Indomaret Jalan Cendana, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, dibobol pelaku pencurian, Minggu (1/11).

Petugas kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang segera merespons laporan tersebut, dengan mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda juga turut diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti serta petunjuk terkait identitas pelaku.

Baca Juga: Marc Marquez Juara MotoGP Malaysia 2026, Alex Marquez dan Pedro Acosta Naik Podium

Berdasarkan pengamatan lapangan, diduga pelaku masuk ke toko tersebut dengan menjebol bagian atap bangunan. Bukti kerusakan pada atap, serta adanya aktivitas perbaikan yang dilakukan pekerja di lokasi tersebut pasca-peristiwa terjadi.

Meski penyelidikan masih berlangsung, gerai tersebut sudah kembali beroperasi pada pukul 13.00 Wita. Sementara itu, kedua mesin ATM yang rusak akibat aksi pembobolan kini ditutup menggunakan terpal berwarna cokelat agar tidak diakses nasabah.

Baca Juga: Dana Desa PPU Anjlok, BKAD Pastikan Ada Loss Rp 15,4 Miliar

Informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa total kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah. Namun, angka pasti kerugian masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari pihak bank terkait.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Roy Sihombing, mewakili Kapolsek AKP Abdillah Dalimunthe, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menyatakan jajaran kepolisian saat ini masih bekerja di lapangan untuk memburu pelaku. "Ini anggota masih lidik di lapangan ya, nanti ditunggu informasi lebih lanjut," ungkapnya singkat.

Baca Juga: Dana Desa PPU Anjlok, BKAD Pastikan Ada Loss Rp 15,4 Miliar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah karyawan gerai serta saksi warga yang berada di sekitar lokasi. Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap modus serta jumlah pelaku yang terlibat dalam aksi kriminal ini. (*)

Editor : Dwi Restu A
pencurian Samarinda ATM dibobol indomaret ratusan juta