Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Optimalisasi Jaringan Saat Lebaran 2026, Trafik Data Naik 20 Persen

Ajie Chandra • Kamis, 26 Maret 2026 | 19:18 WIB

 

MAKIN ANDAL:  Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen saat Lebaran 2026.
MAKIN ANDAL: Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen saat Lebaran 2026.

 

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison kembali menunjukkan keandalan jaringannya selama momen Lebaran 2026. Setelah sebelumnya mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) lewat siaran langsung TikTok tanpa putus selama 11 jam di jalur mudik Jakarta–Yogyakarta, operator ini mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan trafik telekomunikasi nasional meningkat hingga 40 persen selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Lonjakan trafik tertinggi tercatat pada pergerakan pelanggan dari Jakarta menuju Jawa Barat sebesar lebih dari 22 persen dan ke Jawa Tengah lebih dari 37 persen. Meski trafik meningkat signifikan, kualitas layanan tetap terjaga, ditandai dengan penurunan downtime hingga 20 persen selama periode Lebaran.

Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, mengatakan momen mudik menjadi ujian nyata bagi ketangguhan jaringan. “Kepercayaan jutaan pelanggan selama periode penting ini menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan jaringan yang andal sebagai bagian dari transformasi menjadi AI-TechCo,” ujarnya.

Selama musim mudik, pelanggan tercatat paling banyak mengakses layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan tertinggi antara lain WhatsApp, YouTube, dan TikTok.

Sebagai perusahaan berbasis teknologi AI (AI-TechCo), Indosat mengoptimalkan jaringan di 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, serta 10 jalur kereta api dengan total panjang lebih dari 8.121 kilometer. Selain itu, sebanyak 797 titik keramaian strategis turut dipantau secara intensif.

Pemantauan dilakukan secara real-time menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk memprediksi kepadatan trafik dan mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis. Sistem ini mampu mengidentifikasi lonjakan trafik hingga 60 persen lebih cepat, sehingga penyesuaian dapat dilakukan sebelum pelanggan merasakan gangguan.

Indosat juga memperkuat infrastruktur dengan peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site dan pembangunan lebih dari 1.600 site baru sejak April 2025. Lebih dari 75 Mobile BTS disiagakan, didukung 2.500 engineer yang berjaga 24 jam di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia. Saat ini, total lebih dari 55.000 site aktif melayani lebih dari 420 kabupaten/kota.

Di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa), lonjakan trafik juga signifikan. Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 54 persen, disusul Sambas, Kalimantan Barat (48 persen), dan Jeneponto, Sulawesi Selatan (44 persen).

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, Indosat menghadirkan Posko Mudik di berbagai titik strategis pada 17–26 Maret 2026. Di Sulawesi Selatan, posko hadir di sejumlah titik perlintasan utama sebagai tempat singgah sekaligus pusat layanan pelanggan dan edukasi perlindungan digital melalui IM3 SATSPAM dan Tri AI Anti-Spam & Anti-Scam.

“Bagi kami, ini bukan sekadar angka, tetapi tentang kepercayaan pelanggan di momen paling berarti. Kami akan terus berinvestasi memperkuat kualitas jaringan di seluruh Indonesia,” tutup Desmond. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Trafik data Indosat #Indosat Ooredoo Hutchison #lebaran 2026