Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bangunan Mewah di Atas Laut Labuan Bajo Dipertanyakan DPR, Izin Resmi atau Pelanggaran?

Dwi Puspitarini • Sabtu, 5 April 2025 | 07:38 WIB

 

Bangunan mewah di atas laut Labuan Bajo.
Bangunan mewah di atas laut Labuan Bajo.

KALTIMPOST.ID, Labuan Bajo, surga wisata yang mendunia, kini kembali jadi sorotan. Bukan karena panoramanya, tapi karena maraknya bangunan mewah di atas laut.

Dari vila eksklusif hingga restoran mewah yang berdiri di perairan, muncul pertanyaan besar, sudah sesuai aturan atau belum?

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, angkat suara. Ia menyebut pembangunan vila dan restoran di atas laut bukan hanya soal estetika dan bisnis, tapi menyangkut keadilan bagi masyarakat lokal dan ketaatan pada hukum.

 Baca Juga: China Balas Trump dengan Langkah Tak Terduga, Serang Produk dan Perusahaan AS Sekaligus!

“Kita akan perdalam dengan para pihak, terutama Menteri Kelautan dan Perikanan. Kita mau pastikan apakah semua bangunan itu sudah punya izin dan memenuhi aturan,” tegas Daniel saat diwawancarai pada Jumat (4/4/2025).

Daniel menyinggung Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 yang mengatur pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Dalam aturan tersebut, bangunan di laut wajib mengantongi Izin Pemanfaatan Ruang Laut (IPRL).

Namun, ia mencurigai ada banyak proyek yang lolos tanpa pengawasan ketat, hanya karena belum menjadi viral.

 Baca Juga: Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Jangan Dulu Puasa Syawal sebelum Baca Ini

“Bukan hanya di Labuan Bajo, bisa jadi di tempat lain juga ada. Tapi baru disorot ketika viral. Kita akan tanyakan semua itu ke KKP,” lanjutnya.

Daniel juga mengingatkan, laut dan pantai adalah fasilitas publik. Bukan tempat untuk dimonopoli segelintir pihak demi keuntungan bisnis semata.

“Negara harus hadir dan tegas menindak semua bentuk pelanggaran. Laut dan pantai itu hak semua warga, bukan milik segelintir orang kaya saja,” tegasnya.

Baca Juga: Sosok Misterius di Balik Film Horor Pabrik Gula, Ternyata Pernah Terancam Nyawanya! 

Lebih dari itu, Daniel menekankan pentingnya investasi yang berpihak pada warga lokal.

“Keberadaan resort mewah itu harus memberi dampak nyata untuk masyarakat sekitar. Bukan hanya menumpang keindahan alam, tapi juga membawa manfaat langsung bagi warga,” pungkas Daniel. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#labuan bajo #bangunan di atas laut #pelanggaran #dpr #bangunan mewah