Immanuel sebelumnya pernah menuai kritik tajam setelah merespons santai tagar #KaburAjaDulu di media sosial.
Alih-alih menenangkan publik, Noel justru mempersilakan warga Indonesia yang kecewa untuk meninggalkan tanah air.
“Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi,” ucapnya kala itu, yang kemudian memicu amarah banyak pihak, termasuk anggota DPD RI Ni Luh Djelantik.
Karier politik Noel pun terbilang penuh warna. Lahir di Riau, 22 Juni 1975, ia aktif di dunia relawan. Pernah memimpin Jokowi Mania (JoMan) saat Pilpres 2019, lalu beralih mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 sebagai Ketua Relawan Prabowo Mania.
Kiprah itu mengantarkannya masuk kabinet Prabowo-Gibran sebagai Wamenaker.
Namun, langkah Noel tak lepas dari sorotan. Ia pernah dicopot dari jabatan Komisaris Utama PT Mega Eltra (anak usaha Pupuk Indonesia) pada 2022 setelah hadir sebagai saksi meringankan untuk eks Sekum FPI Munarman.
Kini, kontroversi itu ditutup dengan penangkapan oleh KPK. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan Noel diamankan dalam OTT, Kamis (21/8).
Kasus yang membelitnya diduga terkait pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kemenaker. Dalam perkara ini, delapan orang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.
Berdasarkan laporan LHKPN terakhir (31 Desember 2024), Noel tercatat memiliki harta lebih dari Rp17 miliar, sebagian besar berupa aset properti di Depok dan Bogor. Ia juga melaporkan kepemilikan empat mobil dan satu sepeda motor.
Editor : Uways Alqadrie