Soroti Kegaduhan Politik di Kaltim, Begini Kata Bendahara Umum Demokrat: Harusnya...

Denny Saputra • Dipublikasikan Minggu, 12 April 2026 | 14:04 WIB
SOLID: Irwan (tengah) didampingi Bambang Soepriyadi (kanan) di sela kegiatan halal bihalal garapan DPD Demokrat Kaltim, Sabtu (12/4) lalu.
SOLID: Irwan (tengah) didampingi Bambang Soepriyadi (kanan) di sela kegiatan halal bihalal garapan DPD Demokrat Kaltim, Sabtu (12/4) lalu.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, menyoroti dinamika politik dan pembangunan di Kalimantan Timur, yang belakangan ramai diwarnai narasi negatif di media sosial. 

Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu fokus pembangunan daerah. Dia mengingatkan para elite agar tidak terjebak dalam konflik politik yang justru merugikan masyarakat.

Baca Juga: Realisasi Capai 18 Persen: PAD Pantai Manggar Balikpapan Terus Digenjot hingga April

Hal tersebut disampaikan Irwan dalam halal bihalal dan pendidikan politik Partai Demokrat Kaltim di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Sabtu (11/4) lalu. Pria kelahiran Sangkulirang, Kutai Timur, menilai, kegaduhan politik dapat mengalihkan perhatian dari agenda pembangunan yang seharusnya menjadi prioritas bersama. Pemimpin daerah, baik gubernur, bupati/wali kota, perlu menunjukkan sikap kenegarawanan dalam memimpin. 

Dia menegaskan bahwa persaingan politik seharusnya tidak berujung pada konflik berkepanjangan, yang menghambat pembangunan daerah. “Kami berharap para pemimpin daerah bisa bersatu, dan menjaga situasi tetap kondusif sehingga fokus membangun daerah dan menyejahterakan rakyat,” ujar Irwan, Sabtu (11/4).

Baca Juga: Karang Joang Wakili Balikpapan di Lomba Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Kaltim  

Irwan menilai harmonisasi hubungan antarkepala daerah, serta sinergi antara eksekutif dan legislatif, menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif. Tanpa koordinasi yang baik, menurutnya potensi pembangunan yang dimiliki daerah justru sulit dimanfaatkan secara optimal. Dia juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang memberi teladan dan menjaga komunikasi dengan berbagai pihak. Dengan begitu, ruang publik tidak terus dipenuhi polemik politik yang kontraproduktif bagi kemajuan daerah.

“Kita perlu mengurangi noise politik dan lebih fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Partai Demokrat Kalimantan Timur juga menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dirangkai dengan halal bihalal di tempat yang sama. Kegiatan tersebut dihadiri kader dari berbagai tingkatan, sebagai bagian dari konsolidasi internal partai.

Baca Juga: Bupati Fahmi Apresiasi Pelaku Usaha Lokal yang Bantu Bangun Venue dan Wisata di Paser, Intip Keindahannya

Plt Ketua DPD Demokrat Kaltim Bambang Soepriyadi mengatakan, kegiatan itu menjadi momentum memperkuat soliditas kader, sekaligus menyatukan langkah organisasi menjelang agenda internal partai. “Bukan sekadar silaturahmi, tapi juga bagian penguatan organisasi dan pendidikan politik bagi kader,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antarkader, serta mengingatkan kembali nilai-nilai perjuangan partai di Kaltim. “Itu juga bagian dari konsolidasi untuk mendukung dan menyukseskan pemerintahan,” tutupnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
kegaduhan politik demokrat kaltim irwan fecho