Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Arsenal Tutup Musim sebagai Juara Premier League dengan Kemenangan atas Crystal Palace

Thomas Priyandoko • Senin, 25 Mei 2026 | 07:04 WIB
Arsenal mengangkat trofi juara Liga Inggris 2025 2026. (Foto: AFP)
Arsenal mengangkat trofi juara Liga Inggris 2025 2026. (Foto: AFP)

 

 

LONDON – Arsenal merayakan gelar juara Premier League pertama dalam 22 tahun dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada laga pekan terakhir musim 2025/2026 di Stadion Selhurst Park, Minggu (24/5) waktu setempat.

Kemenangan tersebut menyempurnakan musim gemilang skuad asuhan Mikel Arteta. Arsenal menutup kompetisi dengan koleksi 85 poin, unggul tujuh angka dari Manchester City yang secara mengejutkan kalah 1-2 dari Aston Villa.

Dua gol Arsenal dicetak oleh Gabriel Jesus dan Noni Madueke. Sementara tuan rumah hanya mampu membalas melalui sundulan Jean-Philippe Mateta pada menit-menit akhir pertandingan.

Sambutan Meriah Sang Juara

Atmosfer perayaan sudah terasa sejak sebelum kick-off. Para pemain Crystal Palace memberikan guard of honour kepada Arsenal sebagai bentuk penghormatan kepada juara liga musim ini.

Usai pertandingan, ribuan pendukung Arsenal tetap bertahan di stadion untuk menyaksikan seremoni penyerahan trofi. Trofi Premier League dibawa langsung oleh salah satu pemilik klub, Stan Kroenke, bersama putranya, Josh Kroenke.

Para pemain kemudian berganti mengenakan kaus khusus bertuliskan "Champions" sebelum menerima medali juara. Momen puncak terjadi ketika kapten tim, Martin Odegaard, mengangkat trofi di tengah hujan konfeti dan sampanye yang menyemarakkan perayaan.

Sorak-sorai terbesar diberikan kepada Arteta. Pelatih asal Spanyol itu mengangkat trofi menuju tribun pendukung Arsenal yang kemudian menyanyikan lagu kebanggaan klub, The Angel (North London Forever).

Para pemain bahkan mengangkat Arteta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris.

“Ada banyak keraguan dan pertanyaan apakah saya orang yang tepat untuk posisi ini. Syukurlah kami berhasil melakukannya,” ujar Arteta kepada Sky Sports.

Ia mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus kelegaan setelah perjuangan panjang sepanjang musim.

Rotasi Pemain Jelang Final Liga Champions

Dengan gelar liga sudah dipastikan sebelumnya, Arteta memilih menurunkan banyak pemain pelapis sebagai persiapan menghadapi final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei mendatang.

Penjaga gawang peraih penghargaan Golden Glove, David Raya, tidak masuk skuad dan posisinya digantikan Kepa Arrizabalaga. Sejumlah pemain inti seperti Gabriel Magalhaes, Bukayo Saka, Odegaard, Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Declan Rice hanya duduk di bangku cadangan.

Pertandingan juga mencatat sejarah baru. Pemain muda Arsenal, Max Dowman, menjadi starter termuda dalam sejarah Premier League pada usia 16 tahun 144 hari.

Arsenal Unggul Lebih Dulu

Arsenal membuka keunggulan melalui Gabriel Jesus. Penyerang asal Brasil itu memanfaatkan umpan matang Gabriel Martinelli sebelum melepaskan tembakan rendah yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah, Dean Henderson.

Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Arsenal menggandakan keunggulan lewat situasi bola mati yang menjadi salah satu kekuatan mereka sepanjang musim. Kai Havertz menyundul bola hasil sepak pojok ke arah Madueke yang langsung melepaskan tendangan voli untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Mantan pemain Palace, Eberechi Eze, yang masuk pada menit ke-75 mendapat sambutan hangat dari publik Selhurst Park. Suporter Palace masih mengenang kontribusinya saat membantu klub meraih gelar Piala FA musim lalu.

Palace sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Mateta pada menit ke-89. Bahkan tuan rumah hampir menyamakan kedudukan ketika Yeremy Pino mencetak gol di masa injury time. Namun gol tersebut dianulir karena bola sempat mengenai Evann Guessand yang berada dalam posisi offside.

Odegaard: Hari yang Emosional

Kapten Arsenal Martin Odegaard mengaku sangat emosional setelah sukses mengakhiri penantian panjang klub untuk kembali menjadi juara Liga Inggris.

“Ini sangat spesial. Banyak emosi dan kerja keras di balik pencapaian ini. Sangat emosional, tetapi hari yang indah dan sebuah prestasi luar biasa,” kata Odegaard.

Kemenangan atas Crystal Palace sekaligus menjadi penutup sempurna bagi Arsenal dalam musim bersejarah yang mengakhiri puasa gelar Premier League selama lebih dari dua dekade. Kini fokus mereka beralih ke final Liga Champions demi mewujudkan peluang meraih gelar ganda musim ini.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#man city #premier league #liga inggris #arsenal